Pedagang Gugat Jokowi Rp10 Miliar Akibat Corona, Ngabalin: Minta Ganti Rugi ke Virus Corona Sana

1631
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin

 JAKARTA – Gugatan enam pedagang kepada Presiden Jokowi terkait wabah virus corona atau COVID-19 dinilai salah sasaran.

Demikian disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin kepada wartawan.

Enam pedagang itu mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020).

Dalam gugatan tersebut, enam pedagang yang mengatasnamakan Kelompok UMKM (pegadang eceran) itu menuntut ganti rugi Rp10 miliar.

Mereka menganggap, Presiden Jokowi lalai dalam penanganan COVID-19 di Indonesia yang mengakibatkan para pedagang merugi karena wabah corona.

Ngabalin menegaskan, kalau memang para pedagang itu merugi lantaran corona, maka semestinya meminta ganti rugi pun kepada virus asal Kota Wuhan itu sendiri.

“Ya minta sana sama corona kalau begitu. Kan corona yang merugikan dia,” tegasnya.

Karena itu, ia mempertanyakan maksud enam warga yang mengaku pedagang itu mengajukan gugatan dan ganti rugi Rp10 miliar kepada pemerintah.

“Memangnya COVID-19 ini buatan manusia? Atau buatan pemerintah? Atau buatan siapa?” heran Ngabalin.

Politisi asal Papua itu lantas mempertanyakan logika yang dipakai para penggugat dalam mengajukan gugatannya terhadap Jokowi.

“Logikanya dipakai apa? Apa logikanya?” tegasnya.

Untuk itu, ia meminta enam pedagang tersebut menyertakan identitas rinci, berdagang apa, di mana dan UMKM jenis apa.

Selain itu, Ngabalin juga meminta enam pedagang tersebut memperjelas apa tuntutan yang menjadi gugatan mereka.

Ngabalin lalu mengingatkan, dalam pernyataanya, Jokowi jelas menyatakan dukungannya kepada para pelaku usaha, utamanya UMKM yang akan mendapatkan intensif.

Ngabalin menekankan, dalam situasi saat ini, seluruh masyarakat dan pemerintah seharusnya bersama-sama menangani wabah ini dan bukan saling menyalahkan.

“Ini negara demokrasi, tapi dalam situasi ini, bantu pemerintah supaya lebih konsen dan agar pemerintah tegar menghadapi COVID-19 untuk kepentingan bersama,” tegasnya lagi.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Comments

comments

Loading...