PDIP-Gerindra Mesra di Pilkada 2020, “tapi Nggak Bakal Bisa Menang di Pilpres 2024”

155
Prabowo Subianto, Mega Wati Soekarnoputri

JAKARTA – Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menilai kemesraan PDI-Perjuangan dengan Gerindra di Pilkada 2020 menimbulkan banyak persepsi.

Menurutnya, terjalinnya kemesraan dua partai besar tersebut tidak lain untuk persiapan berlaga di Pilpres 2024.

Demikian disampaikan oleh Ubaidillah Badrun saat dihubungi Pojoksatu, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Namun, Kata Ujang, jika pilkada 2020 ini gagal mendulang kemenangan maka koalisi Gerindra-PDIP akan terkoreksi dengan sendirinya.

“Bahwa ternyata mesin politik kedua partai tersebut tidak bisa bekerja optimal. Oleh karenanya, bisa jadi koalisi 2024 berubah,” ujarnya.

Terkait dengan hasil survei Capres dan Cawapres 2024 antara Prabowo Subianto dan Puan Maharani.

Ujang memprediksi kedua partai tersebut sulit akan memenangkan kontestasi pilpres 2024.

Pasalnya, kedua tokoh tersebut sama-sama berasal dari unsur nasionalis.

“Jika posisi Capres dan Cawapres koalisi tersebut sama-sama dari unsur nasionalis, yakni Prabowo dan Puan. Itu berat untuk memenangkan kontestasi pilpres,” pungkasnya.

Diektahui, Survei yang dilakukan Indo Barometer Februari lalu menempatkan Prabowo-Puan sebagai kandidat terkuat untuk 2024.

Dalam survei tersebut, Prabowo-Puan selalu unggul ketika dihadapkan dengan pasangan lain seperti Anies-Ridwan Kamil, Anies-AHY maupun Anies-Airlangga.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...