Panitia Tetap Gelar Jalan Sehat di Solo, Menjamin Tak Ada Muatan Politik

438

SOLO – Panitia jalan sehat akan tetap menyelenggarakan kegiatan sesuai rencana, meski oleh masyarakat di Solo dinilai bermuatan politis.

Pihak panitia menjamin, aksi yang rencananya digelar 9 September 2019 di Kota Barat Solo tidak ditunggangi kepentingan politik

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Jalan Sehat Warga Solo untuk Indonesia Berdaulat, Dadyo Hasto Kuncoro saat melakukan jumpa pers, Kamis (6/9/2018).

Menurutnya, panitia telah membuat sejumlah tata tertib untuk dipatuhi oleh peserta jalan sehat. Ada 11 tata tertib yang telah dibuat.

Di antaranya tak diperkenankan memakai atribut politik, tak boleh membawa senjata tajam, tak boleh memakai kaos atau atribut berafiliasi dengan capres tertentu, hingga wajib menghormati ketertiban dan keamanan Solo.

“Kita sadar masyarakat Indonesia pemilik bangsa ini. Kita beri kesempatan pemerintah saat ini mengelola negeri, tetapi yang harus diingat, segala sesuatunya milik rakyat. Jadi acara seperti ini tak boleh dilarang,” kata dia.

Menurutnya event yang dilakukan ini telah sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Disinggung terkait Polresta Solo yang sudah menyatakan tak akan memberi izin kegiatan ke acara tersebut, menurutnya jalan sehat adalah kegiatan tak memerlukan izin.

“Hasil konsultasi lewat praktisi hukum mengatakan yang kita lakukan sesuai koridor hukum. Tanggal 9 sept 2018 panitia jalan sehat memutuskan acara jalan sehat solo tetap diselenggarakan pada minggu 9 September,” papar dia.

Dirinya pun menjelaskan, pihaknya tetap membantu menjaga keamanan Solo, sehingga jika ada hal yang tak diinginkan akan segera ditindak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP Solo untuk mengamankan kegiatan.

“Adapun jika ada hal yang tak diinginkan maka diduga adalah dari pihak yang dari awal menolak jalan sehat ini berlangsung,” ujar dia.

Pihaknya akan segera menyosialisasikan tata tertib kegiatan dengan para peserta via media sosial. Yakni grup Facebook, Whatsapp, Telegram hingga Twitter.

Disinggung apakah pegiat hashtag 2019 Ganti Presiden semisal Neno Warisman, Ahmad Dhani hingga Ustaz Tengku Zulkarnain datang ke acara ini, ia mengaku masih berkoordinasi dengan mereka semua.

“Sifatnya kami undang, sepenuhnya kewenangan mereka mau datang atau tidak,” kata dia.

Sebelumnya, Polresta Solo memastikan tak memberikan izin kegiatan jalan sehat.

“Jadi hasilnya mentok dari kita tetap tidak menerbitkan izin,” papar Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai.

Ada sejumlah pertimbangan yang membuat Polresta Solo akhirnya tak memberi izin jalan sehat itu. Yang paling utama, jelas Wakapolresta Solo, adalah masalah keamanan. Sebab dari informasi panitia jalan sehat, yang akan mengikuti event itu ada ribuan orang.

“Tentu dengan banyaknya masyarakat yang ikut di acara yang tak disetujui 100 persen masyarakat Solo, potensi gesekan akan semakin tinggi,” jelasnya.

Jika pada akhirnya aksi jalan sehat tersebut tetap berjalan, maka pihaknya akan membubarkan acara tersebut.

AKBP Andy Rifai juga mengimbau masyarakat Solo tak mengikuti jalan sehat tersebut, karena sudah tak mendapatkan izin. (Ahm)

tribunnews

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...