Panglima Gatot Dicekal AS, Jangan Kehilangan Marwah Keindonesiaan

129
Roy Suryo

Publik diminta memakai kepala dingin dalam menyikapi larangan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memasuki wilayah Amerika Serikat pada Sabtu lalu (21/10).

Waketum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo mengimbau jangan sampai menyikapi pencekalan tersebut dengan mengesankan emosi yang terlalu berlebihan.

“Harus kita respon dengan bijak, jangan kehilangan marwah keindonesiaan,” ujar Roy di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (23/10).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era SBY ini pun mengakui bahwa tindakan pemerintah Amerika Serikat sangat tidak pantas dilakukan terhadap petinggi negara.
Apalagi, lanjutnya, Panglima Gatot akan datang atas undangan dari angkatan bersenjata negeri Paman Sam dan sudah dilengkapi dengan semua dokumen perjalanan yang diperlukan.

“Artinya tidak dalam rangka pergi yang tidak diundang,” tukas anggota Komisi I DPR itu.[wid] rmol


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here