Nyerang Prabowo, Gerindra: Jokowi Panik karena Elektabilitasnya Sudah Merah

314
Capres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) berjalan bersama capres no urut 02 Prabowo Subianto

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menanggapi serangan personal yang lancarkan petahana Jokowi kepada Prabowo Subianto di debat Capres, Minggu (17/2/2019).

Riza menilai, penerapan strategi menyerang itu lantaran Capres nomor urut 01 mulai panik karena elektabilitasnya yang tak kunjung membaik.

Diketahui, dalam debat yang digelar di Hotel Sultan malam tadi, Jokowi dianggap menyerang personal Prabowo saat menyinggung soal kepemilikan lahan ratusan hektare milik Prabowo di Kalimantan Timur dan Aceh Tengah.

“Jadi yang pertama memang kami sudah memperkirakan bahwa Pak Jokowi akan menyerang, karena petahana (Jokowi) elektabilitasnya tidak di atas 70% dan tidak naik-naik, ini fakta, bukan kuning itu, tapi sudah merah, memang harus hati-hati,” kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/2/2019).

Tetapi, menurut Riza, apa yang dilakukan Jokowi dengan menyerang personal Prabowo, dengan maksud mempermalukan apalagi mempersalahkan Prabowo sebagai sesuatu yang salah.

“(Karena) Orang Indonesia itu tidak bisa dengan cara seperti itu, apalagi orang Jawa,” katanya. [teroposenayan]

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here