Novel: Harusnya Prabowo Komunikasi Dulu, Bukan Nyelonong Begitu Aja Ketemu Jokowi

401

Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin mengatakan, seharusnya Prabowo Subianto melakukan komunikasi secara resmi dengan PA 212 dan seluruh pendikungnya di Pilpres 2019 dahulu sebelum melakukan pertemuan dengan Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Novel menanggapi pertemuan Prabowo dan Jokowi pada Sabtu (13/7/19) pagj kemarin.

“Sebelum ada rekonsiliasi itu seharusnya komunikasikan dulu secara resmi kepada PA 212 dan elemen-elemen yang lain, bukan nyelonong begitu saja,” kata Novel, Minggu (14/7/19).

Pasalnya, kata Novel, yang terlibat dalam pemenangan pasangan 02 bukan partai politik atau BPN saja, akan tetapi banyak elemen.

“Dan itu harus diajak komunikasi dong,” tegasnya.

Novel menilai, sikap Prabowo yang bertemu Jokowi tanpa komunikasi terlebih dahulu dengan PA 212 dan elemen pendukung lainnya, menunjukkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra itu hanya mementingkan diri dan partainya dibanding umat.

“Saya melihat sudah menjurus kepada kepentingan partai, bukan bicara lagi atas kepentingan umat,” ujar Novel.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa PA 212 akan menentukan sikap setelah melihat manuver Prabowo dan partainya pascapertemuan dengan Jokowi.

“Namun kita lihat nanti apakah mereka juga membangun koalisi atau tidak baru kami akan lebih jelas sikap kami ke depan,” jelas Novel Bamukmin.

Sebelumnya, Jokowi dan Prabowo bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/19) pagi. Kedua tokoh itu tampak berbincang akrab saat menjajal MRT dari Lebak Bulus ke Stasiun MRT Senayan. Ini merupakan pertemuan pertama Jokowi-Prabowo setelah Pilpres 2019 digelar.

Pada pertemuan tersebut, Prabowo Subianto memberi ucapan selamat kepada Jokowi yang memenangkan Pilpres 2019.

“Ada yang bertanya kenapa Pak Prabowo belum ucapkan selamat ditetapkannya Pak Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024. Saya katakan saya ini bagaimanapun ada ewuh pekewuh, ada toto kromo, jadi kalau ucapkan selamat maunya langsung, tatap muka, jadi saya ucapkan selamat,” kata Prabowo di Stasiun MRT Senayan.

Selain itu, Prabowo juga menyatakan siap membantu pemerintahan yang akan dibentuk Jokowi bila diperlukan. “Kalau beliau mau ketemu saya, ya saya akan manfaatkan untuk menyampaikan hal-hal demi kebaikan bersama. Jadi saya ucapkan selamat bekerja. Menjadi presiden itu mengabdi. Masalah yang dipikul besar,” pungkasnya. [Ham] telusur

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...