Natalius Pigai : Saya Minta Jangan Ganggu Lagi Sayang Mandabayan

211
Natalius Pigai

Jayapura – Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai angkat bicara terkait persoalan hukum yang dialami Sayang Mandabayan.

Sayang Mandabayan yang merupakan aktivis Perempuan Papua, yang sempat dijerat hukum melalui Putusan Pengadilan Negeri Manokwari selama sembilan bulan lalu itu, kembali dilayangkan Surat Panggilan oleh Kepolisian Daerah ( Polda ) Papua Barat pada  ( 27/7).

Screenshot akun twitter Natalius Pigai, terkait persoalan hukum yang membelit aktifits perempuan Papua Sayang Mandabayan

Dalam surat panggilan Kepolisian bernomor : B/436 VII/ 2020/Ditreskrimsus, kategori klasifikasi biasa yang ditandatangani Oleh Kombes Romylus Tamtelahitu, S.Sos, M.Krim selaku penyelidik, guna dilakukan klarifikasi dan penyelidikan berdasarkan laporan Polisi : LI /31/VII/2020/Subit Siber/Ditreskrimsus.

Melansir dari suarapapua.com, saat dikonfirmasi , Sayang mengatakan belum bisa berkomentar terkait hal ini. Dia memberikan kepercayaan kepada pendamping hukumnya untuk menjelaskan secara detail terkait pemanggilan tersebut.

Menyingkapi hal tersebut, mantan anggota Komisioner Komnas HAM sekaligus Aktifis Natalius Pigai kembali angkat bicara.

Melalui akun Twitter-nya @Nataliuspigiai, dimana screenshot dikirim melalui pesan WhatsApp ke redaksi strategi.co.id, MInggu (2/8) mengatakan, bertubi-tubi tekanan hukum yang dihadapi seorang perempuan Papua atas ekspresi nurani tentang kebebasan dan keadilan akan jadi memori buruk kejamnya hukum di tanah Papua di bawah otoritas Negara. Saya minta jangan ganggu lagi Sayang Mandabayan.

Natalius Pigai juga berharap: Berikan dia hidup bebas termasuk untuk mengekspresikan pikiran, perasaan bahkan pendapatnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : strategi

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...