MK Mulai Sidang Gugatan Pilkada Surabaya, Nama Risma Disebut

173
Menteri Sosial Tri Rismaharini

Jakarta: Nama Menteri Sosial Tri Rismaharini disebut-sebut dalam sidang perdana gugatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2020 yang dilayangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 02, Mahfud Arifin-Mujiaman di Mahkamah Konstitusi, Selasa (26/1/2021).

Nama Risma disebut oleh Tim kuasa hukum Mahfud-Mujiaman, Veri Junaidi saat membacakan pokok permohonan gugatan.

Risma dituding melakukan pelanggaran dengan memanfaatkan kewenangannya sebagai wali kota Surabaya untuk mendukung pasangan nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji.

“Keterlibatan Pemkot dan Wali Kota Surabaya beserta struktur di bawahnya dengan memanfaatkan program kegiatan dan kewenangan untuk pemenangan pasangan calon nomor 01,” ujar Veri, Selasa (26/1/2021).

Selain itu, dirinya juga mengklaim pihaknya menemukan bukti bahwa Risma sempat mengeluarkan surat dan video kepada warga Surabaya agar memilih paslon nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armuji.

“Tri Rismaharini menggunakan hasil kinerja Pemkot Surabaya sebagai bahan kampanye untuk memilih Paslon nomor urut 1 yang kemudian disebarkan secara masif di seluruh kota Surabaya,” katanya.

Secara garis besar, Veri menjelaskan, ada dua pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020. Selain pemanfaatan aparat pemerintah, pihaknya menemukan tindakan melanggar hukum oleh penyelenggaraan dan pengawas pemilu.

Menurut dia, lemahnya pengawasan dan penegakan hukum tersebut menyebabkan proses penegakan hukum terhadap pelanggaran di Pilkada Surabaya tidak dijalankan.

“Tindakan pelanggaran hukum yang tidak diproses secara benar oleh penyelenggara dan pengawas pemilu sehingga proses penegakan hukum dan proses yang mestinya dijalankan, tidak dapat menyelesaikan,” kata dia.

Atas bukti-bukti itu, ia meminta, majelis hakim memerintahkan KPU menerbitkan surat keputusan yang memenangkan Mahfud Arifin-Mujiaman sebagai pemenang.

“Mendiskualifikasi pasangan nomor urut 01, Eri Cahyadi-Armuji sebagai pemenang pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Surabaya,” kata dia.

Selain Risma, mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara juga sempat disebut dalam persidangan sengketa hasil Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sumber Berita / Artikel Asli : RRI

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...