Miris, Pengungsi Rohingya Dilarang Menikah di Bangladesh

100

Repelita.com : Pengadilan Bangladesh telah memberlakukan sebuah undang-undang yang melarang Muslim Rohingya untuk menikah di negara tersebut. Undang-undang 2014  melarang pernikahan antara warga negara Bangladesh dengan Rohingya dan antara pasangan Rohingya.

Babul Hossain, (yang anaknya yang berusia 26 tahun menikah dengan seorang pengungsi Rohingya) membuat tuntutan mempertanyakan legalitas UU tersebut yang mengancam hukuman tujuh tahun penjara bagi orang-orang Bangladesh yang menikahi seorang pengungsi Rohingya dan mengajukan petisi menentang undang-undang tersebut.

“Jika orang Bangladesh bisa menikahi orang Kristen dan orang-orang dari agama lain, apa salahnya pernikahan anak saya dengan seorang Rohingya?” ungkap Hossain mengatakan kepada kantor berita AFP, seperti dilansir dari BBC, Selasa, (9/1/18).

Pengadilan Tinggi di Dhaka menolak tuntutannya pada hari Senin kemarin, dan memerintahkannya untuk membayar denda sebesar 100.000 taka (£ 885; $ 1.200). Keputusan tersebut juga menolak permintaan untuk melindungi putra Hossain dari penangkapan.

Pengadilan Bangladesh mengatakan bahwa pernikahan itu disalahgunakan untuk mendapatkan kewarganegaraan. Berdasarkan undang-undang pernikahan pada tahun 2014, pejabat pemerintah mengatakan bahwa sertifikat pernikahan telah digunakan untuk mencoba dan mengklaim dokumen hukum termasuk paspor Bangladesh.

Di tahun 2017, Lebih dari setengah juta orang Rohingya telah melarikan diri ke Bangladesh untuk menyelamatkan diri dari kekejaman yang dilakukan junta militer terhadap etnis minoritas Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine, Myanmar. (DH/MTD)

Sumber : BBC | Redaktur : Hermanto Deli


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here