Mentahkan Prabowo-Sandi, Jokowi-Ma’ruf Cuma Bawa 19 Bukti, 33 Advokat dan 29 Pendamping

374

JAKARTA – Tim Hukum TKN Jokowi-Ma’ruf siap menghadapi gugatan sengketa Pilpres 2019 yang dilayangkan Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan menggelar sidang perdana Jumat (14/6/2019).

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah menyerahkan 19 bukti, 33 advokat dan 29 pendamping.

Ketua Tim Hukum TKN Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pihaknya menyerahkan dokumen tanggapan atas gugatan kubu 02.

“Jadi yang kami serahkan hari ini itu adalah tanggapan atau keterangan terhadap permohonan yang disampaikan oleh pemohon pada 24 Mei 2019 lalu,” kata Yusril di gedung MK, Jakarta Pusat, Kamis (13/6).

Yusril menegaskan, dirinya akan memberikan argumen terkait berkas revisi yang dilakukan oleh tim kuasa hukum Prabowo-Sandi pada Selasa (10/6).

Ia berpendapat, sebagai pemohon seharusnya kubu 02 tidak melakukan perubahan gugatan.

“Tentu kami dengan keras akan menolak adanya perubahan itu. Karena sesuai dengan ketentuan-ketentuan UU dan hukum acara MK bahwa dalam hal sengketa Pilpres ini permohonan itu tidak boleh dilakukan perubahan sama sekali,” tegas Yusril.

Karena itu, pihaknya berharap agar majelis hakim memeriksa permohonan yang sudah ditergister yaitu, permohonan pada 24 Mei 2019 lalu.

Sebagai pihak terkait, Yusril menyebut kubu 01 hanya menyerahkan 19 bukti untuk menanggapi sidang sengketa Pilpres 2019 tersebut jauh lebih sedikit ketimbang bukti yang diserahkan KPU dan Bawaslu sebelumnya.

“Hanya ada 19 bukti. Terdiri dari bukti surat, ada CD, ada rekaman. Sudah diserahkan kepada MK,” papar Yusril.

Sementara itu, Ade Irfan Pulungan menyampaikan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf selain dikawal 33 advokat juga akan didampingi oleh 29 orang pendamping yang terdiri dari partai koalisi pendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Ada lebih kurang 29 pendamping yang kami daftrakan dan nanti bersamaan dengan tim kuasa hukum pendamping, ini terdiri dari sekjen partai koalisi pendukung paslon 01 dan juga terdiri dari beberapa tim ahli TKN,” tutur Ade.

Ade meyakini, berkas yang diserahkan kepada MK akan sepenuhnya menjawab apa yang telah digugat oleh kubu 02 ke lembaga konstitusi.

“Yang kami sampekan ke panitera MK isinya nanti akan kami sampaikan dalam persidangan,” tukas Ade.

(jpc/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...