Mensos Risma Marah-marah Lagi, Refrizal: Lagi Main Sinetron Ya? Cocoknya Di-reshuffle Aja

210
Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kembali menjadi bahan perbincangan publik.

Bagaimana tidak, kali ini, Risma kembali menunjukkan rasa kecewa dan marahnya
lantaran tidak terima pihaknya dituding telah mencoret data penerima bansos PKH.

Kekecewaan itu dilampiaskan oleh Risma saat menghadiri rapat bersama dengan pejabat Provinsi Gorontalo untuk membahas pendistribusian bantuan sosial (bansos) pada Kamis, 30 September 2021.

Aksi marah-marah yang dilakukan oleh Risma itu menarik perhatian sejumlah pihak, salah satunya datang dari  Anggota Komisi IX DPR RI Refrizal.

Refrizal pun memberikan sentilan menohok kepada Risma melalui cuitan akun Twitter pribadinya @refrizalskb pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Refrizal merasa heran dengan Risma yang sering terlihat marah-marah. Dirinya bahkan tak segan menyebut Risma seolah tengah main sinetron.

“Risma lagi main SINETRON YA? Kok marah2 MELULU?” ujar Refrizal, seperti dikutip SeputarTangsel.com dari cuitan akun Twitter pribadinya.

Refrizal menilai bahwa nama Risma pantas masuk ke dalam daftar reshuffle.

“Cocoknya di Reshuffle aja.!!!” tegas Refrizal.

Menurut Refrizal, tindakan Risma yang selalu menunjukkan kekesalannya itu hanyalah demi pencitraan semata. Sehingga, dirinya menilai Risma cocok untuk menjadi bintang sinetron.

“Risma memang keterlaluan demi PENCITRAAN? Cocok tu bu Risma jadi BINTANG SINETRON..,” kata Refrizal.

Sebelumnya, dalam video yang diunggah oleh pemilik akun Twitter @numadayana pada Kamis, 30 Oktober 2021, Risma terlihat tengah menudingkan pena ke arah petugas bansos PKH.

Kemarahan Risma itu disebabkan adanya perbedaan laporan antara bansos PKH wilayah Gorontalo dengan data yang tercatat di Kemensos.

Lantas dirinya merasa geram terkait dicoretnya data penerima bansos PKH dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Risma menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah melakukan hal tersebut. Bahkan, Risma mengaku bahwa pihaknya terus melakukan pembaharuan data bansos secara berkala agar dapat disalurkan secara tepat sasaran.

“DTKS dicoret, saya tidak pernah nyoret. Ngapain aku nyoret?” ujar Risma.***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

Berikan Komentar Anda

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here