Mengenal Sosok Ibu Ageng, Ibunda Ani Yudhoyono yang Kini Berusia 89 Tahun

1423

Kepergian sosok Ani Yudhoyono pada Sabtu (1/6/2019) di rumah sakit di Singapura meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga Presiden RI ke-6 SBY termasuk masyarakat Indonesia.

Ani Yudhoyono yang bernama asli Kristiani Herrawati mangkat di usia 66 tahun. Semasa hidupnya, Ani Yudhoyono disebut-sebut sangat mengagumi sosok ibundanya, Sunarti Sri Hadiyah atau biasa disapa Ibu Ageng.

Hal itu terlihat saat SBY berpidato pada Sabtu malam. Menurut SBY, ibu Ageng harus bangga memiliki putri yang teramat kuat dalam berjuang.

“…Ibu Ageng, Ibu harus bangga, putrinya kembali insyaallah khusnul khotimah, dia orang yang tidak mau menyerah, dia bilang sama saya ibu Ageng, saya pasrah, tetapi tidak menyerah, sampai kepada batas yang dia bisa capai. Jadi Ibu harus bersyukur, berbahagia, memiliki putri seperti itu,” ujar SBY.

Di saat sang putri meninggal dunia di usia 66 tahun. Sosok Ibu Ageng pada 20 Mei 2019 lalu baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-89.

Di akun Instagramnya pada 2018 lalu, Ani Yudhoyono pernah mengunggah foto sang ibunda saat ulang tahun. Sebagai rasa syukur dan ucapan ulang tahun, Ani mengunggah video yang berisi foto-foto momen sang ibunda bersama keluarga besar.

“Selamat Ulang Tahun ke-88, 20 Mei 2018 bundaku sayang, ibu Sunarti Sri Hadiyah binti Danu Sunarto. Kami amat bahagia bila melihatmu sehat, seger dan waras. Tawamu adalah kebahagiaanku anak-anak, menantu-menantu, cucu-cucu dan cicit-cicitmu. Nasihatmu tetap kami tunggu,” tulis Ani Yudhoyono dalam akun Instagramnya.

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) menangis disaksikan Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kiri) saat memberikan sambutan ketika kedatangan jenazah almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kanan) menangis disaksikan Presiden Joko Widodo (kedua kiri) dan Presiden ke-3 RI BJ Habibie (kiri) saat memberikan sambutan ketika kedatangan jenazah almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Sebelumnya, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono menceritakan detik-detik terakhir menjelang sang istri Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono wafat, di rumah duka Puri Cikeas, Bogor.
Pernyataan ini menanggapi banyaknya pertanyaan yang dilontarkan masyarakat melalui media sosial mengenai kondisi Ibu Ani yang sempat membaik beberapa waktu lalu.

Ani Yudhoyono beberapa waktu lalu sempat diperbolehkan keluar ruang ICU Rumah Sakit National University Hospital (NUH) Singapura, dan tampak berjalan-jalan dengan kursi roda bersama SBY dan keluarga.

“Banyak yang bertanya ‘Pak SBY kan kemarin ada tayangan di media sosial bahwa Bu Ani sudah kelihatan membaik perkembangannya,” cerita SBY di depan Presiden Jokowi, mantan Presiden BJ Habibie, keluarga dan para pelayat di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019) tengah malam.

SBY membenarkan sekitar tiga minggu lalu sebelum krisis, perkembangan kesehatan Ani Yudhoyono membaik. “Bahkan kami punya harapan Insya Allah bisa disembuhkan. Karena dokter mengatakan bahwa sel-sel kanker dalam tubuh Bu Ani menurun secara tajam,” kata SBY.

Namun perkembangan kondisi kesehatan membaik ini tidak bertahan lama. “Tiga hari lalu, ada ledakan sel-sel kanker. Meningkat tajam sehingga para dokter kewalahan. Sehingga pada akhirnya masuk ICU,” cerita SBY.

Ia kemudian menceritakan sempat berkomunikasi sebelum wafat dan direspons oleh istrinya, meski sedang dalam keadaan deep sleep. suara

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...