Megawati Ungkapkan Pihak Keluarga Sempat Tak Setuju Soekarno Dimakamkan di Blitar Saat Wafat

638

BLITAR – Bangsa yang besar ialah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.

Itulah sepenggal pesan Soekarno kepada bangsa Indonesia.

Soekarno merupakan sosok yang istimewa bagi bansa Indonesia.

Sebab, selain presiden pertama, Soekarno juga merupakan proklamator kemerdekaan Indonesia.

Juni merupakan bulan kelahiran dan kepergian Presiden Pertama Republik Indonesia yang kerap disapa Bung Karno itu.

Soekarno lahir pada tanggal 6 Juni 1901, dirinya juga wafat pada bulan yang sama di tanggal 21 tahun 1970.

Kamis (21/6/2018) lalu merupakan hari wafatnya Presiden Indonesia yang pertama, Ir Soekarno.

48 Tahun berlalu kepergian Presiden Sukarno masih menyisakan cerita ‘memprihatinkan’ di baliknya.

Diketahui, Seokarno sempat mengalami gangguan pada kesehatanya.

Dikutip dari Wikipedia, Soekarno telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina, Austria tahun 1961 dan 1964.

Prof. Dr. K. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat, tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional.

Seokarno bertahan selama 5 tahun hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Tepat pada Minggu (21/6/1970), Soekarno menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta dengan status sebagai tahanan politik.

Sebelum dinyatakan wafat, pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan.

Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. Dr. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr. (TNI AD) Rubiono Kertopati.

Keinginan Seokarno yang Belum Terwujud

Rupanya, ada keinginan Seokarno yang tak sempat terwujud

Soekarno sempat meminta untuk di makamkan di Kebun Raya Bogor jika meninggal.

Namun, jasad Soekarno dimakamkan di kota Blitar.

Walaupun Soekarno pernah meminta agar dirinya dimakamkan di Istana Batu Tulis, Bogor, namun pemerintahan Presiden Soeharto memilih Kota Blitar, Jawa Timur, sebagai tempat pemakaman Soekarno.

.tribunnews

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.