Masyarakat Saling Tidak Percaya, TNI Masuk Politik Hingga Sekelas KSAD Urus Corona

344
Gurubesar Ilmu Politik dari Universitas Pertahanan, Profesor Salim Said/Net

Tidak hanya krisis ekonomi, masyarakat Indonesia saat ini mengalami krisis kepercayaan antar sesama. Kapitra Ampera mengatakan bahwa saat ini Indonesia mengalami deficit of trust.

Menanggapi pernyataan Kapitra, gurubesar ilmu politik Universitas Pertahanan, Prof. Salim Said mengatakan bahwa adanya defisit kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah merupakan suatu konsekuensi.

“Kapitra bicara mengenai deficit of trust, ya itu adalah konsekuensi suatu masyarakat seperti masyarakat Indonesia tidak percaya satu dengan yang lain,” kata Salim di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tema ’75 Tahun Indonesia Maju’, Rabu dinihari (19/8).

Pakar militer senior ini menerangkan, perihal adanya seorang tentara yang harus masuk ke dalam dunia politik. Hal itu dikarenakan tidak adanya kepercayaan sipil satu dengan yang lainnya.

“Jadi, kembali lagi karena masyarakat kita fragmented, they don’t trust each other mereka cari yang lain, sekarang juga begitu, saya takut coba lihat,” katanya.

Dia menyinggung perihal adanya KSAD yang ikut mengurusi Covid-19, dan juga Menkes yang menjadi anak buah dari Menteri BUMN dalam Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

“Kok KSAD ngurusin Covid-19? Sudah ada Letjen di situ. Pada satu hari dia muncul pakai pakaian Letjen, orang ramai ada apa ini? Itu rupanya tidak cukup, diangkat lagi jenderal bintang empat ngurusin covid dijadikan pembantu seorang Menteri BUMN,” demikian Salim Said.

Sumber Berita / Artikel Asli : Rmol

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...