Masjid Ditutup, Pendakwah Zainuddin Dalila: Shalat Berjamaah Fardhu Kifayah, Menjaga Kesehatan Fardhu Ain

274
Zainuddin Dalila

Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah sekaligus Ketua MUI Kalimantan Utara Ustaz Zainuddin Dalila mendatangi warga untuk menjelaskan soal hukum shalat berjamaah terkait masjid ditutup selama PPKM Darurat, viral di media sosial.

Video Ustaz Zainuddin Dalila berbicara ke warga soal hukum shalat berjamaah dan masjid ditutup selama pemberlakuan kebijakan PPKM Darurat itu diunggah pengguna Twitter NayDonuts, seperti dilihat pada Senin 5 Juli 2021.

Unggahan video netizen itu juga ikut dibagikan mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Dalam narasi cuitannya, netizen pengunggah video Ustaz Zainuddin Dalila tersebut menyindir nama Ustaz Abdul Somad atau UAS.

“Yang jelas ini bukan Somad. Bisanya cuma ngamuk masjid ditutup selama PPKM Darurat Ini,” cuit netizen NayDonuts.

Selain itu, netizen tersebut juga membagikan isi pernyataan Ustaz Zainuddin Dalila dalam video itu.

“Ustadz Zainuddun Dalila: ‘Bapak yang tidak ngerti hukum, salat berjamaah itu fardhu kifayah. Menjaga kesehatan itu fardhu ‘ain’,” tulis netizen tersebut mengutip ucapan Ustaz Zainuddin dalam video tersebut.

Ia pun lantas menilai, negara Indonesia membutuhkan ustaz-ustaz seperti Zainuddin Dalila yang menurutnya keren.

 

“Negara butuh pencerahan dari ustadz-ustadz keren seperti ini,” ungkapnya.

Dilihat dari video tersebut, tampak Ustaz Zainuddin Dalila tengah berbicara ke sejumlah warga di dampingi aparat keamanan.

Ustaz Zainuddin pun menjelaskan kepada warga bahwa shalat berjamaah di masjid itu hukumnya fardhu kifayah. Sementara, menjaga kesehatan diri hukumnya adalah fardhu ain.

“Sembahyang berjamaah itu hukumnya fardhu kifayah, menjaga kesehatan diri fardhu ain. Bapak yang gak ngerti hukum, pak shalat berjemaah itu fardhu kifayah. Menjaga kesehatan itu fardhu ain,” tegasnya.

Ustaz Zainuddin Dalila juga menuturkan ke warga bahwa ketika mereka terjangkit Covid-19 lantaran shalat berjamaah karena masjid tidak ditutup, setelah pulang dari masjid keluarga mereka juga berpotensi tertular bahkan meninggal akibat terpapar virus tersebut.

“Bapak kena penyakit di sini (masjid) pulang ke rumah bininya terjangkit, anak terjangkit, cucu terjangkit. Kalau ada di antara mereka yang meninggal, kita yang menjangkiti bertanggung jawab di hadapan Allah,” ujarnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : Terkini

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here