Mantan Panglima TNI Komentari Gatot Nurmantyo, Bawa-bawa Perasaan

586
Gatot Nurmantyo

JAKARTA – Istana kembali menegaskan bahwa pencopotan Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI sama sekali tak ada hubungannya dengan instruksi nobasr film G30S PKI.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko kepada wartawan di Jakarta, Kamis (1/10/2020).

Moeldoko menilai, mantan Panglima TNI itu terlalu naif jika menganggap pencopotannya oleh Presiden Jokowi hanya karena nobar film buatan Pemerintahan Orde Baru itu.

“Tentang pencopotannya, itu pendapat subjektif. Karena itu penilaian subjektif, ya, boleh-boleh saja sejauh itu perasaan,” ujar Moeldoko.

Akan tetapi, ia menegaskan, anggapan Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu belum tentu sam dengan yang dipikirkan atasannya.

“Perasaan itu belum tentu sesuai dengan yang dipikirkan oleh pimpinannya,” tutur Moeldoko.

Sosok yang juga pernah menjabat sebagai Panglima TNI ini menekankan, pergantian pucuk pimpinan di TNI merupakan hak prerogatif Presiden yang didasarkan pada berbagai pertimbangan.

“Bukan hanya pertimbangan kasuistik, tetapi pertimbangan yang lebih komprehensif,” jelas dia.

Mengenai isu kebangkitan komunis yang diperbincangkan jelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Moeldoko menyebutnya hal itu biasa dibahas dari berbagai aspek, termasuk politik.

Meski demikian, Moeldoko mengajak generasi bangsa untuk mempelajari peristiwa sejarah.

“Jangan sampai melupakan peristiwa sejarah. Kesaktian Pancasila mari kita maknai secara lebih luas,” imbaunya.

“Pancasila harus mewarnai seluruh segi kehidupan kita, bukan sekadar bicara peristiwa 1965,” sambung Moeldoko.

Moeldoko menganggap peristiwa 1965 merupakan pelajaran agar negara selalu waspada.

“Jangan sampai nanti kita masuk pada situasi yang sama, tetapi modelnya berbeda. Peristiwa-peristiwa itu harus menjadi ingatan,” kata dia.

“Kita harus berpikir maju, tetapi tetap tidak boleh melupakan masa lalu. Jangan sekali-sekali kita melupakan sejarah,” tandasnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : jpnn/ruh/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...