Mahfud MD Membela Anies di Hadapan JK

2186
Mahfud MD

Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni HMI (KAHMI) Mahfud MD membela Anies Baswedan terkait kontroversi pidato yang menyinggung kata ‘pribumi’ usai dilantik menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017.

Pembelaan itu disampaikan Mahfud MD di depan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla pada acara santap malam bersama KAHMI di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Menurut Mahfud, dalam pidatonya, Anies sama sekali tidak memiliki maksud menunjukkan sikap diskriminatif antara warga pribumi dan pendatang yang pada akhirnya menjadi rakyat Indonesia.

“Kami mengatakan bahwa sebenarnya tidak ada kaitannya dengan diskriminasi. Apalagi, diskriminasi menurut hukum dan menurut konvensi-konvensi internasional itu, kaitannya selalu dengan kelompok sosial, dengan agama, perbedaan gender dan sebagainya,” ujar Mahfud, Selasa, 14 November 2017.

Mahfud menyampaikan, konteks pidato Anies adalah era kolonialisme di mana Indonesia dijajah Belanda dahulu. Menurut Mahfud, Anies justru menegaskan bahwa bangsa Indonesia memiliki kesempatan untuk sama-sama bangkit usai sempat dikuasai bangsa lain.

“Saya mengatakan ini bukan chauvinisme, tetapi ekspresi nasionalisme yang mencakup keseluruhan ikatan-ikatan primordial di Indonesia ini, dan itulah bangsa kita,” ujar Mahfud. (mus) viva


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here