Mabes Polri Bantah Petugas Serang Massa Aksi 22 Mei sampai ke Masjid

676

JAKARTA – Video massa aksi 22 Mei yang mengaku diserang aparat hingga ke masjid sempat heboh di media sosial. Namun hal itu dibantah Mabes Polri dengan menegaskan tidak ada penyerangan masjid.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen M Iqbal dalam jumpa persnya beberapa waktu lalu menjelaskan kronologis bentrok antara aparat dan massa yang memprotes hasil Pemilu 2019, sejak Selasa (21/5/2019) malam.

Menurut Iqbal, aksi sebenarnya berlangsung kondusif sejak Selasa siang sampai malam dan membubarkan diri sekira pukul 21.00 WIB. Namun kericuhan terjadi sekitar pukul 23.00 ketika sejumlah massa tiba-tiba bertindak anarkis dan provokatif.

Adapun soal video yang beredar tentang aparat yang menghalau massa sampai ke masjid sampai melepaskan tembakan ke arah tempat ibadah itu, dibantah dengan tegas oleh Iqbal.

“Ada beberapa yang viral sejak pagi tadi dan mendeskreditkan petugas yang perlu saya klarifikasi. Salah satunya soal penembakan di masjid itu. Saya tegaskan bahwa Brimob dan TNI pernah menyerang masjid,” kata Iqbal.

Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal, andi arief

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal.

Diberitakan sebelumnya, polisi menghalau massa aksi 22 Mei dengan tembakan gas air mata di kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (22/5/2019) dini hari.

Akibatnya, massa berlarian masuk ke dalam Masjid Al Makmur Tanah Abang. Di dalam masjid, sebagian massa bershalawat. Ada pula yang melontarkan sumpah serapah kepada aparat sambil berteriak-teriak.

Dalam video yang viral di media sosial, seorang warga mengabadikan suasana di dalam Masjid Al Makmur Tanah Abang.

“Masjid Al Makmur Tanah Abang ditembaki sama polisi. Markas Petamburan siaga. Kita ditembakin di sini,” ucap perekam video.

Sementara pada video lainnya menunjukkan massa mengumpat lantaran terkena tembakan gas air mata. Ia menyelamatkan diri di dalam masjid sambil mengumpat.

“Masya Allah, gila gas air matanya masuk masjid. Perih banget gas air matanya, gila. Astagfirullahilazim,” ucap perekam video.

Sedangkan pada video lainnya, tampak sejumlah orang menjalani perawatan medis akibat mengalami luka serius pasca bentrokan.

(fat/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...