MA Sunat Hukuman Koruptor Izin Reklamasi Eks DPRD DKI M Sanusi

159

Jakarta – Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman koruptor izin reklamasi M Sanusi. Mantan anggota DPRD DKI Jakarta itu korupsi perizinan reklamasi Pantai Jakarta.

Kasus bermula saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OT)) terhadai M Sanusi. Kemudian M Sanusi diadili di PN Jakarta Pusat.

Di persidangan, M Sanusi terbukti menerima suap Rp 2 miliar dari bos Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja. Uang tersebut terkait dengan pembahasan Raperda Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara (RTRKSP) Jakarta di Balegda DPRD DKI.

M Sanudi kemudian dijatuhi hukuman 7 tahun penjara. Jaksa tidak terima dan mengajukan banding. Hukuman diperberat menjadi 10 tahun penjara. Duduk sebagai ketua majelis Daniel Dalle Pairunan, dengan anggota Humuntal Pane, Sri Anggarwati, Jeldi Ramadhan, dan Anthon Saragih.

Vonis itu dikuatkan di tingkat kasasi. Tidak terima, Sanusi mengajukan PK. Apa kata MA?

“Mengabulkan PK. Mengembalikan kepada putusan PN,” ujar juru bicara MA, Andi Samsan Nganro saat dihubungi detikcom, Jumat (1/11/2019).

Duduk sebagai ketua majelis yaitu Prof Surya Jaya dengan anggota LL Hutagalung dan Eddy Army. Majelis menurunkan hukuman M Sanusi jadi 7 tahun penjara.

“Ketua majelis dissenting opinion (DO),” ujar Andi Samsan Nganro. DO yang dimaksud yaitu Surya Jaya tidak setuju hukuman M Sanusi diturunkan, tapi Surya Jaya kalah suara dengan anggotanya. detik

Comments

comments

Loading...