LSI: Aksi Ganti Presiden Tambah Dukungan Prabowo-Sandiaga di Medsos

341
Momen kebersamaan Jokowi dan Prabowo

Jakarta – Gerakan ganti presiden disebut memberi efek yang lebih tinggi di media sosial (medsos). Gerakan itu lebih banyak disukai para pengguna medsos dibandingkan mereka yang tidak menggunakan medsos.

Setidaknya hal itu tergambar dari survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Survei digelar pada 12-19 Agustus 2018 melalui metode multistage random sampling dengan mewawancarai secara tatap muka 1.200 responden. Margin of error survei kurang-lebih 2,9 persen.

Dari seluruh responden, ada 28,5 pengguna medsos yang memiliki hak pilih dan 71,5 persen bukan pengguna medsos yang memiliki hak pilih. Peneliti LSI Ardian Sopa menyebut pengguna medsos dikategorikan sebagai responden yang setidaknya memiliki 1 akun medsos, antara Facebook, Twitter, atau Instagram.

LSI menyebut pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin lebih unggul dibandingkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, baik di kalangan pengguna medsos maupun bukan pengguna medsos. Namun selisih keunggulan Jokowi-Ma’ruf lebih tipis di pengguna medsos dibandingkan bukan pengguna medsos. Seperti ini datanya:

Kategori pengguna medsos:
– Jokowi-Ma’ruf: 48,3 persen
– Prabowo-Sandi: 39,5 persen
– Rahasia atau belum memutuskan: 12,2 persen

Kategori bukan pengguna medsos:
– Jokowi-Ma’ruf: 53,7 persen
– Prabowo-Sandi: 25,5 persen
– Rahasia atau belum memutuskan: 20,8 persen

Apa alasannya?

“Pertama, pengguna media sosial secara umum lebih terinformasi dan lebih kritis terhadap kekuasaan. Kedua, kepuasan pengguna media sosial terhadap Jokowi lebih kecil dibanding yang tidak menggunakan media sosial. Ketiga, tagline tagar 2019 ganti presiden lebih disukai pengguna media sosial dibanding bukan pengguna media sosial,” kata Ardian di Graha Cakrawala LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (5/9/2018).

Untuk alasan ketiga, yaitu soal aksi ganti presiden, Ardian memberikan data seperti ini:

Kategori pengguna medsos:
– Suka aksi 2019 ganti presiden: 63,2 persen
– Tidak suka aksi 2019 ganti presiden: 30,0 persen

Kategori bukan pengguna medsos:
– Suka aksi 2019 ganti presiden: 51,8 persen
– Tidak suka aksi 2019 ganti presiden: 37,7 persen
(dhn/tor) detik

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here