Lily Wahid: Konsep Arus Baru Ma’ruf Amin Sejalan dengan Pemikiran Gus Dur

293

Adik kandung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Lily Chodidjah Wahid berkunjung ke kediaman calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin di Jl. Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/12/2018).

Lily Wahid mengaku kedatangannya tersebut untuk saling bertukar pikiran dengan cawapres pendamping Joko Widodo itu.

Ia mengatakan salah satu yang menjadi perbincangan dalam pertemuan itu yaitu terkait konsep arus baru Ma’ruf Amin yang dinilai memiliki kesamaan dengan ide dan gagasan Gus Dur terkait ekonomi keumatan.

Beberapa teman-teman itu memang punya konsep ekonomi pesantren. itu sebetulnya kearah sini ada yang masih jalan dan tidak. Dengan arus baru yang diutarakan pak Ma’ruf itu salah satunya kita ingin nyambung kembali menjadi kekuatan ekonomi di akar rumput,” kata Lily kepada wartawan.

Lily berpendapat bahwa konsep arus baru Ma’ruf Amin dapat meningkatkan pertumbuhan serta taraf kesejahteraan umat termasuk pesantren berjalan dengan baik.

“Saya yakin pak kiai tentang ekonomi keumatan itu bisa nyambung dengan koperasi. Jadi mudah-mudahan kedepan koperasi Indonesia tumbuh dan bangkit lagi. Itu yang saya harapkan dari pak kiai,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin mengatakan konsep arus baru yang dibuatnya sangat konsen dengan ekonomi kerakyatan, keumatan.

“Isu arus baru itu pemberdayaan ekonomi umat, ekonomi rakyat. Ini memang kita ada persambungan,” katanya.

Tidak hanya itu, Ma’ruf Amin juga mengakui bahwa konsep ekonomi dengan basis koperasi yang digagas Gus Dur tetap releven hingga saat ini. Sehingga kosep koperasi tersebut akan dimasukan dalam bijakannya ketika nantinya terpilih pada kontestasi Pilpres 2019 mendatang.

“Saya kira masih sangat relevan cuma, nanti kita sesuaikn saja dengan dinamika kehidupan kita sekarang. Tapi sebagai satu konsep yang masuk UUD ekonomi kerakyatan itu harus tetap menjadi bagian upaya pemberdayaan ekonomi masyatakat,” pungkasnya.[] akurat

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...