Letjen Dudung Diminta Klarifikasi Ulang, Masih Mengganjal

195
Letjen Dudung Abdurachman/

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin merespons klarifikasi Letjen Dudung Abdurachman soal semua agama benar di mata Tuhan.

Sebab klarifikasi Pangkostrad itu dinilai masih mengganjal.

“Saya berharap Dudung menarik ucapannya dan meminta maaf kepada umat Islam umumnya dan MUI khususnya,” kata Novel Bamukmin kepada GenPI.co, Jumat (17/9).

 

Dudung juga diminta membuat klarifikasi kembali internal Kostrad bahwa pernyataannya salah.

Sebab, meski untuk internal Kostrad, tetap haram pluralisme.

 

“Umat Islam yang berada di Kostrad harus diselamatkan,” katanya.

Sebab, umat Islam yang beriman adalah karena akidahnya.

 

Sebelumnya, usai menuai kontroversi di publik, Letjen Dudung mengklarifikasi ucapannya.

Menurutnya, kalimat semua agama benar di mata Tuhan ditujukan untuk internal Kostrad.

Dia berharap ucapannya bisa menimbulkan pesan toleransi antarumat di prajuritnya.

Ucapannya itu juga terucap dalam bingkai kebangsaan.(*)

Sumber Berita / Artikel Asli : Genpi

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here