Lelang Motor Jokowi, Bamsoet: Kita Kena Prank

1246

Repelita.com : Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan permohonan maaf atas penawaran palsu terhadap motor listrik Gesits milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilelang dalam acara konser virtual ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo’ pada Ahad lalu. Bamsoet mengakui penyelenggara acara ‘dikerjai’ oleh seorang pria bernama M Nuh yang mengaku sebagai pengusaha tambang asal Jambi.

“Kita kena prank seorang buruh di Jambi yang mengaku pengusaha tambang bernama M Nuh, lalu katannya diamankan oleh Polda Jambi,” kata Bamsoet dalam konferensi persnya di Jakarta, Jumat, (22/5) seperti dilansir dari Republika.co.id.

Bamsoet mengaku tidak enak hati dengan Presiden Jokowi dan Sekretariat Negara (Setneg) atas peristiwa tersebut. Sebab, presiden dinilai tidak mengetahui apa-apa terkait peristiwa tersebut.

“Sekali lagi, saya atas nama seluruh panitia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada pak presiden, kepada setneg, kalau ada pihak yang harus disalahkan saya orangnya. Saya Bambang Soesatyo yang patut disalahkan, bukan yang lain, karena saya penanggungjawab acara ini,” tegasnya.

Kendati demikian, ia mengaku berterima kasih kepada M Nuh yang telah melakukan penawaran palsu tersebut. Mantan ketua DPR tersebut percaya setiap musibah ada hikmahnya.

“Tanpa M Nuh yang ngeprank tadi, saya yakin dan saya percaya harga motor listrik presiden ini tidak bisa mencpai Rp 2,55 Miliar lebih. Jadi suka ataupun tidak suka, siapapun anda saudara prank, saya dari mimbar ini menyampaikan terima kasih karena berkat anda niat baik kami, untuk menolong saudara-saudara kita yang lain itu membantu itu bertambah besar,” ungkapnya.

Sumber : Republika.co.id

Comments

comments

Loading...