Lahan Parkir Dikuasai Ormas Hingga Berani Keroyok TNI, Ini Kata Anies Baswedan

1704

JAKARTA – Sebagian besar lahan parkir liar di DKI Jakarta dikuasai ormas. Sejumlah tukang parkir pun merupakan anggota ormas. Karenanya, mereka berani melakukan tindakan kriminal, seperti yang terjadi di Ciracas Jakarta.

Para tukang parkir yang berjumlah 9 orang, mengeroyok dua anggota TNI di depan pertokoan Arundina Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/12) lalu.

Akibat kejadian itu, ratusan massa menyerang Markas Polsek Ciracas pada Selasa malam (11/12). Mereka membakar 8 sepeda motor dan merusak 20 mobi. Bahkan, ruang Kapolsek Ciracas juga hancur. Beberapa anggota polisi menjadi korban pengeroyokan.

Massa marah lantaran polisi dianggap lamban menangani kasus tersebut. Padahal, polisi telah berjanji akan menangkap semua pelaku dalam jangka waktu dua hari. Namun janji itu tetap saja tak bisa memuaskan massa, sehingga mereka melakukan pengrusakan dan pembakaran.

Terkait insiden tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan akan segera memanggil UPT Perparkiran.

Anies mengaku akan mengevaluasi juru parkir liar yang ada di ibu kota. Dirinya tak ingin peristiwa pengeroyokan yang dilakukan oleh juru parkir ini terulang lagi.

“Saya akan panggil khusus UPT Parkir untuk kita bisa menertibkan perparkiran, agar tidak muncul problem-problem seperti ini,” jelasnya di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Rabu (12/12).

Ia mengimbau agar persoalan ini dapat dihadapi dengan tenang dan baik. Maka dari itu dia meminta agar semua pihak dapat menyelesaikan hal tersebut dengan kepala dingin.

“Insya Allah terkait perparkiran kita akan panggil untuk review apa yang perlu ditertibkan, kita akan tertibkan,” ujarnya.

Sementara itu, dirinya memastikan telah mengirim tim untuk membantu membersihkan Mapolsek CIracas usai penyerangan, pada Selasa (11/12) malam.

“Pemprov pun membantu, kemarin ada kebakaran tim kami terlibat dan sekarang juga tim kami terlibat untuk membersihkan,” ungkapnya.

Perihal proses hukum, Anies mempercayakan kepada aparat untuk melakukan investigasi dan menuntaskan persoalan ini. Sehingga, peristiwa yang serius diharapkan dapat diselesaikan secara hukum.

Sebelumnya, perwira TNI dikeroyok oleh beberapa juru parkir di depan Pertokoan Arundina Cibubur, Jakarta Timur, Senin (10/12) lalu. Buntut dari pengeroyokan itu, ratusan massa mendatangi Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/12) malam.

Kedatangan mereka ditemui oleh Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra. Karena tidak puas, massa pun akhirnya melakukan pengerusakan kantor hingga puluhan mobil yang terparkir di Mapolsek Ciracas.

(rgm/jpc/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...