Lagi, Pesawat Angkatan Udara Jatuh dan Tewaskan 7 Tentara

472

ABUJA  – Sebuah pesawat militer milik Angkatan Udara (AU) Nigeria jatuh di dekat Bandara Abuja. Ketujuh orang di dalam pesawat itu pun meninggal.

“Para penanggap pertama sudah berada di tempat kejadian. Sayangnya, semua tujuh personel di dalam pesawat tewas dalam kecelakaan itu,” ungkap Juru Bicara AU Nigeria, Ibikunle Daramole, dalam sebuah pernyataan, Minggu (21/2/2021), dikutip Aljazirah.

 

Pesawat nahas itu diketahui berjenis Beechcraft KingAir B350i. Pesawat jatuh saat kembali ke Bandara Abuja setelah melaporkan kerusakan mesin dalam perjalanan ke Minna.

Minna adalah sebuah kota yang berada sekitar 110 km sebelah barat laut Ibu Kota Nigeria, Abuja.

 

Di antara semak belukar yang terletak tepat di luar perimeter bandara, puluhan anggota militer dan petugas bandara tampak mengangkuti puing-puing pesawat yang hangus terbakar.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran dan ambulans juga siap siaga di sekitar lokasi. Sementara, Bau bahan kimia yang terbakar tercium menyengat di udara, meski tidak ada api atau asap yang terlihat, ungkap seorang saksi mata kepada Reuters.

 

Angkatan Udara Nigeria menyatakan, aparat berwenang sedang menyelidiki kecelakaan itu. “Kita harus tetap tenang dan menunggu hasil investigasi oleh militer,” kata Menteri Penerbangan Nigeria, Hadi Sirika, dalam sebuah cuitan di Twitter.

Para saksi di lokasi mengatakan, kecelakaan itu begitu menakutkan.

“Semua orang di sana berteriak, tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,” kata Olugbenga Alaade, seorang pegawai pemerintah yang telah bekerja di bandara itu selama sembilan tahun, kepada The Associated Press melalui telepon.

Foto-foto lokasi kecelakaan menunjukkan asap hitam mengepul di atas puing-puing pesawat yang hancur. Saksi mata mengatakan kepada media lokal bahwa mereka melihat pesawat sempat mencoba berbalik dan kembali ke bandara sebelum akhirnya meledak.

Di belahan bumi lainnya, pesawat Angkatan Udara Meksiko juga terlibat kecelakaan di Negara Bagian Veracruz, Minggu (21/2/2021) pagi waktu setempat. Akibatnya, enam anggota tentara tewas dalam insiden itu.

Sumber Berita / Artikel Asli : iNews

 

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...