Kurs Rupiah Anjlok, Begini Kata Menteri Darmin

679

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berdasarkan pantauan di sejumlah spot antar bank nyaris menyentuh angka Rp 15.000.

Rupiah dibuka pada level Rp 14.980 per dolar AS, pada Selasa (4/9/2018) pukul 09.10 WIB.

Merespons anjloknya kurs rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (USD), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution tidak mau ada semacam gerakan cinta rupiah.

“Jangan lah, nanti dibilang sudah gawat,” kata Darmin, dilansir JPNN.

Diketahui dalam dua hari terakhir pelemahan rupiah terhadap USD berkisar Rp 200 rupiah.

Darmin mengaku, pihaknya masih mencari alasannya apakah hal ini turut dipicu langkah Bank Indonesia (BI) melepas rupiah secara gradual.

“Makanya saya bilang ada hal yang kemudian mendorong agak lebih banyak pelemahannya, yang kami sendiri (melihat) ini enggak masuk akal. Mesti ada sesuatu yang apa, kita cari (dasarnya). (Krisis) Argentina ini semua negara kena, tapi kita tidak lebih buruk dari negara maju,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta pelemahan rupiah yang terjadi sekarang jangan dibandingkan dengan situasi ketika krisis moneter pada 1998.

Pasalnya, ketika itu kurs rupiah berangkat dari Rp 2.800 ke Rp 14.000. Sementara sekarang dari Rp 13 ribu ke Rp 14 ribuan/USD.

Pihaknya meyakini berbagai kebijakan yang sekarang ditempuh pemerintah masih efektif.

Terlebih fundamental ekonomi nasional dalam kondisi baik. Meskipun diakuinya ada kelemahan karena terjadi defisit transaksi berjalan.

(fat/jpnn/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...