Kuasa Hukum Bupati Muara Enim: Demi Jatuhkan Firli, Ahmad Yani Dijadikan Tumbal KPK

463
bupati non aktif Muara Enim, Ahmad Yani di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (7/1).

Palembang — Mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan, Firli Bahuri disebut-sebut oleh kuasa hukum bupati non aktif Muara Enim Ahmad Yani, yakni Maqdir Ismail. Dia menyebut, bahwa klien-nya itu telah menjadi tumbal demi menjatuhkan Firli yang dilakukan para eks pimpinan KPK sebelumnya.

“Kan ada perseteruan antara Firli dengan pimpinan KPK yang lama. Ya, bisa jadi klien kita (Ahmad Yani) tumbal untuk menjatuhkan Firli. Kecaman hingga opini pun digiring agar Firli dianggap tak berkompeten pimpin lembaga anti rasuah itu,” ujar Maqdir dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Palembang, Selasa (7/1).

Pada sidang lanjutan dugaan korupsi 16 proyek perbaikan dan peningkatan jalan tahun anggaran 2019 dengan agenda pembacaan nota keberatan itu, Maqdir menilai, hal itu menjadi trik yang digunakan para eks pimpinan KPK lama. Dia menyebut, itu terlihat dari BAP yang isinya tak lengkap, bahkan dibuat sengaja untuk menjatuhkan Firli dengan menumbalkan klien-nya.

Ia menjelaskan, terutama pada jumlah yang diterima klien berbeda dengan isi yang ada dalam BAP. “Ada nama-nama penerima uang yang lain, dan tak diproses. Di antaranya ketua DPRD Muara Enim Aries HB, wakil bupati Muara Enim Juarsyah, serta anggota DPRD setempat yang turut menikmati uang,” kata dia. indonesiainside

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...