KPU Mengaku Sulit Bawa Jawaban Gugatan Pilpres Dalam Waktu Dekat

266
Arief Budiman

 Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta sidang dengan agenda mendengarkan jawaban KPU hingga pekan depan ditunda. Ketua KPU, Arief Budiman, mengaku kesulitan menyiapkan jawaban dalam waktu singkat sebagai termohon dalam sidang gugatan Pilpres 2019 di MK.

“Saya merasa dan meyakini ini, agak susah,” ujar Arief di Gedung MK, Jakarta, Jumat (14/6).

Arief menyinggung salah satu agenda KPU pusat mengharuskan komisioner KPU Daerah hadir di Jakarta untuk koordinasi. Namun, lokasi agenda itu dipindah ke Surabaya lantaran sulit mendapatkan tiket pesawat pascalebaran.

“Jadi terpaksa lokasi acara itu dipindah. 36 Kabupaten/Kota tetap berada di Surabaya, kami yang dari Jakarta berangkat ke Surabaya,” ucapnya.

Atas pertimbangan itu, dia meminta kebijakan majelis hakim agar sidang lanjutan ditunda pada hari Rabu (19/6). “Kami tidak sanggup menghadirkan mereka ke Jakarta,” kata Arief.

Menanggapi hal ini, MK memutuskan mengabulkan sebagian protes atas tim termohon, KPU. Sidang lanjutan yang semula dijadwalkan pada Senin (17/6) diputuskan untuk ditunda hingga Selasa (18/6).

“Tadi majelis sudah bermusyarawah, permohonan termohon dikabulkan sebagian. Artinya tidak hari Senin (17/6), tapi hari Selasa (18/6),” ujar Ketua MK, Anwar Usman. (EPJ)indonesiainside

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here