KPK Resmi Pecat 75 Pegawai Tak Lulus TWK, Giri Suprapdiono: G30STWK, Mendahului Presiden

305
Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Giri Suprapdiono, sindir pernyataan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata tentang turunnya OTT KPK saat ini /Foto:Twitter/@girisuprapdiono/Twitter/@girisuprapdiono

Beredar surat tanda terima surat keputusan (SK) KPK RI Nomor 1327 Tahun 2021 yang berisi Pemberhentian dengan hormat pegawai KPK yang tertulis tanggal 15 September 2021.

Surat tersebut secara resmi memberhentikan 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK.

Giri Suprapdiono mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, yang juga salah satu dari 75 pegawai KPK yang menerima SK tersebut mengungkapkan melalui cuitan di akun twitternya @girisuprapdiono.

Dalam cuitannya Giri mengunggah tanda terima SK pemberhentiannya, dan menuliskannya dengan G30STWK.

“G30STWK Hari ini kami dpt SK dr pimpinan KPK. Mereka memecat kami! berlaku 30 september 2021,” ungkap Giri Suprapdiono pada 15 September 2021.

Giri juga menyebut bahwa KPK terburu-buru mengeluarkan SK Pemberhentian mendahului keputusan Presiden.

“Layaknya, mereka ingin terburu2 mendahului Presiden sebagai kepala pemerintahan. Memilih 30 September sbg sebuah kesengajaan. Mengingatkan sebuah gerakan yg jahat & kejam. Diterima?”

Pada cuitannya Giri mengaku akan melakukan perlawanan dan upaya hukum pada tindakan yang disebutnya gimmick yang selalu dicederai kebusukan dibungkus TWK.

“Kita akan terus melawan & melakukan upaya hukum. Masih punya waktu sd 30 sept 2021. Gimmick peringatan hari besar, yg selalu dicederai dengan kebusukan yang dibungkus TWK,” ungkap Giri Suprapdiono.

Ia juga berharap perjuangannya dengan 74 rekannya akan menuai hasil seperti layaknya catatan sejarah Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober.

“Semoga, 1 Okt akan menjadi hari kemenangan kita. Kegelapan akan mjd terang, Luka yg telah membuka cahaya,” tutup Giri. ***

Sumber Berita / Artikel Asli : Pikiran Rakyat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here