Khamenei : “Amerika Serikat dan Israel Gagal Menciptakan Kerusuhan di Iran”

115

Repelita.com : Amerika Serikat dan Israel belum berhasil menciptakan kerusuhan di Iran selama demonstrasi baru-baru ini. Hal itu diungkapkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, seperti dilansir dari Daily Sabah, Selasa, (9/1/18).

Sementara itu, seorang anggota parlemen reformis Iran mengatakan bahwa sekitar 3.700 orang ditangkap pada aksi demonstrasi yang menggoncang Iran dalam dua minggu terakhir.

Situs berita resmi parlemen Iran, icana.ir, mengutip pernyataan Mahmoud Sadeghi mengatakan bahwa pasukan keamanan dan intelijen Iran menahan para pemrotes di lokasi berbeda, sehingga sulit untuk mengetahui jumlah pastinya.

Jumlahnya jauh lebih tinggi daripada yang diumumkan oleh pihak berwenang.

Pihak berwenang Iran telah mengatakan bahwa demonstrasi tersebut yang pada awalnya menyulut kemarahan pada kesengsaraan ekonomi Iran namun kemudian seruan demonstran untuk penggulingan pemerintah berkurang.

Amerika Serikat dan Israel telah menyatakan dukungan terhadap para demontran anti-rezim Iran. Namun dukungan tersebut mendapat sorotan tajam dari Turki dan pemimpin regional lainnya.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu mengkritik keras Presiden AS Donald Trump dan komentar buruk yang dilakukan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Çavuşoğlu mengatakan bahwa mereka harus tetap berada di luar masalah domestik negara tersebut dan membiarkan Iran menyelesaikan masalah tersebut secara damai.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan juga memberikan dukungan kepada presiden Iran Hassan Rouhani minggu lalu untuk menekankan pentingnya stabilitas dan ketenangan di Iran. (DH/MTD)

Sumber : Daily Sabah | Redaktur : Hermanto Deli


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here