Ketua MPR Ingatkan KPK Jangan Tebang Dalam Mengusut Kasus E-KTP

226

Mega korupsi proyek pengadaan KTP berbasis elektronik (e-KTP) yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun disesalkan.

Ketua MPR RI yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan kasus tersebut.

“Ya tentu satu keprihatinan yang mendalam, karena ini kan uang rakyat,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/3).

Padalah, lanjut pria yang akrab disapa Zulhas ini, niat awal proyek e-KTP sesungguhya sangat baik. Tapi niat baik itu malah diselewengkan oleh orang-orang yang serakah.

“Yang akan diniatkan begitu bagus, untuk menjadikan kita memiliki single identity, sehingga gampang, apa-apa gampang lebih mudah gitu. Dan juga tidak ada lagi double KTP, semua bisa tertib. Tapi faktanya diselewengkan oleh teman-teman yang serangkah,” ujarnya.

Untuk itu, Zulhas menyerahkan penyelesaian kasus tersebut kepada para penegak hukum. Dalam hal ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jangan sampai ada tebang pilih,” pungkasnya. [zul] | rmol


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...