Ketua GNPF: Demi Allah Saya Bersedia Disumpah Tidak Ada Agenda Politik

377

Mantan Koordinator Eks 212, Razman Arif Nasution mengangggap, Reuni Akbar 212 ditunggangi agenda politik didalamnya. Dia pun menantang Ketua Umum GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak untuk bersumpah jika acara Reuni Akbar 212 tidak ditunggangi agenda politik.

“Supaya percaya 100 persen tidak ada unsur politik, bapak mau tidak disumpah?” tukas Razman dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (1/12).

Menanggapi pernyataan Razman, Yusuf memastikan acara Reuni Akbar Mujahid 212 di Monumen Nasional (Monas) tidak ditunggangi agenda politik sebab, acara itu hanya ajang silaturrahmi bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Tidak ada agenda lain kecuali hanya reuni. Yang di dalamnya 99 persen adanya keterkaitan ritual Islam seperti doa, dzikir, dan maulid,” tandasnya.

Bahkan, dia mengatakan panitia sudah mengimbau massa agar tidak membawa atribut politik saat datang ke acara tersebut.

“Demi Allah saya bersedia disumpah tidak ada agenda politik di dalam ini,” pungkasnya.

Diketahui, alumni Aksi Bela Islam 212 pada Minggu (2/12) besok akan menggelar Reuni Akbar Mujahid 212 di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat. Dalam aksi ini diperikirakan jutaan orang akan hadir baik dari masyarakat, tokoh-tokoh lain, hingga pejabat tinggi negara.

(ipp/JPC)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...