Kerap Dicibir Bau Tanah, Jawaban Maruf Amin Buat Hati Luluh

202
Cawapres KH Ma'ruf Amin bersama Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir saat menghadiri deklarasi nasional Arus Baru Muslimah di Jakarta, Ahad (23/9) malam.

Calon wakil presiden (cawapres) Maruf Amin mengakui keputusannya untuk maju menjadi cawapres hanya ingin menanam pembangunan untuk generasi selanjutnya.

Sebelumnya, tak sedikit orang-orang yang menilai ia sudah sangat tua namun masih maju dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

Maruf Amin mengatakan, ia menyadari tubuhnya tak lagi muda seperti dulu. Namun ia meyakini, ia akan selalu siap jika diminta untuk membantu membangun negeri.

“Ada yang bilang sudah tua, bau tanah kok mau jadi cawapres saya bilang walaupun umur saya tinggal sehari jika diminta berjuang membela negara saya akan siap untuk kepentingan generasi yang akan datang,” kata Maruf Amin saat menghadiri deklarasi nasional Arus Baru Muslimah Jokowi – Maruf Amin di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Minggu (23/9/2018).

Calon Wakil Presiden Ma'ruf Amin untuk kali pertama mendatangi Sekretariat Tim Kampanye Nasional di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]© suara.com Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk kali pertama mendatangi Sekretariat Tim Kampanye Nasional di Gedung High End, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (17/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Menurut Maruf Amin, hal yang terpenting baginya adalah bagaimana menanam pembangunan agar bisa dinikmati oleh generasi yang akan datang. Oleh karenanya, ia pun akan berjuang bersama Jokowi untuk membangun Indonesia.

Maruf Amin dan Jokowi telah sepakat, jika keduanya terpilih menjadi presiden dan wakil presiden maka ia akan menyiapkan pembangunan sebagai landasan agar 2024 Indonesia siap meroket ke mancanegara. Sehingga kesejahteraan masyarakat Indonesia dapat ditingkatkan.

“Jadi saya tidak ingin menikmati hasil pembangunan, saya ingin menanamkan pembangunan. Ketika kami mewariskan kepemimpinan Indonesia sudah bisa tinggal landas,” ungkap Maruf Amin.  suara.com

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.