Kecelakaan Kereta Api di Washington, 3 Korban Jiwa dan Ratusan Penumpang Cedera

119

Repelita.com : Satu kereta api dalam perjalanan perdananya di negara bagian Washington, Amerika Serikat, tergelincir dari jembatan kereta api menuju jalan tol. Aparat mengonfirmasi sedikitnya tiga orang meninggal dunia.

Gerbong kereta tampak jatuh ke jalan tol dan menimpa tujuh kendaraan, termasuk dua truk pengangkut kontainer. Insiden itu terjadi pada saat jam sibuk di pagi hari, Senin (18/12), ketika orang-orang sedang dalam perjalanan ke kantor.

Petuga medis mengatakan 100 orang sudah dibawa ke rumah sakit karena cedera. Sebelumnya, pihak berwenang mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa setidaknya enam orang meninggal dunia.

Gambar-gambar dari tempat kejadian memperlihatkan semua gerbong kereta api cepat itu ke luar dari relnya. Kereta api milik perusahaan Amtrak itu sedang melakukan perjalanan perdana untuk jalur barunya yang lebih pendek.

Kereta 501 meninggalkan Seattle untuk menuju Portland dan kecelakaan terjadi di bagian rel kereta api di sebelah selatan Tacoma, yang sebelumnya hanya digunakan untuk kereta barang.

At least 3 dead as train derails over Washington state highway

VIDEO: Train cars are seen overturned, dangling from an overpass after an Amtrak passenger train derailed yesterday in the United States.

Posted by Channel NewsAsia on Monday, December 18, 2017

Laporan-laporan awal menyebutkan enam orang meninggal namun diperkirakan jumlahnya masih akan meningkat. Foto yang beredar memperlihatkan beberapa mobil di jalan bebas hambatan terkena gerbong yang jatuh.

Juru bicara Sheriff wilayah Pierce County, Ed Troyer, mengatakan ada ‘beberapa’ korban jiwa di dalam kereta api namun tidak ada pengguna jalan raya yang tewas.

Presiden Donald Trump, sudah menulis pesan di Twitter menanggapi kecelakaan ini dengan pesan pertama yang mengatakan ‘memperlihatkan kebutuhan rencana prasarana masa depan’. “Tujuh triliun dolar dihabiskan di Timur Tengah, sementara jalan, jembatan, terowongan, rel kereta (dan banyak lagi) hancur! Tidak untuk waktu lama!”

Sumber : BBC, Channel News Asia (CNA)


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here