Keblinger, Rakyat Dipaksa Miliki PLN Berdaya 4400 KVA

1871
Ilustrasi Listrik

Jakarta – Aktivis ILUNI UI, Ramli Kamidin mengatakan, dirinya tidak mengerti kenapa pemerintah melalui PLN memaksa rakyat menggunakan daya listrik di luar kebutuhannya. Pemaksaan kenaikan Daya 4400 KVA tidak dapat diterima, rakyat saat ini sudah kehilangan daya beli kini mereka harus dipaksa untuk kebutuhan listrik yang tidak perlu.

“Saya membayangkan rumah tangga menengah kecil di Perkotaan yang memiliki 1 AC dan 1 TV membutuhkan daya listrik 1300-2200 KVA, kini dipaksa untuk memasang listrik dengan daya untuk 6 bh AC dengan total kapasitas 4400 KVA,” ujarnya pada diskusi hari Pahlawan di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta.

Ramli yang merupakan aktivis UI tahun 1978  ini menyebut kebijakan memaksa daya 4400 KV bagi rumah tangga akan menyebabkan pemborosan energi dan lingkungan. Kebijakan tersebut hanya berhasil untuk menyeragamkan tarif dan tidak tepat dilakukan ketika daya beli rakyat sedang rendah seperti ini, tambah Pria yang menjadi mentor bagi aktivis pergerakan 1998.

Seperti diberitakan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pada selasa 07/11/2017 di  CNNindonesia menyebut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal menghapus sebagian besar kelas golongan pelanggan listrik Rumah Tangga (RT) bagi penerima nonsubsidi. Nantinya, pelanggan nonsubsidi hanya akan terbagi pada dua kelas golongan, yakni 4.400 VA dan 13.200 VA. , Hanter


*Repelita Online merupakan wadah untuk menyalurkan ide/gagasan/opini/aspirasi warga. Setiap opini/berita yang terbit di Repelita Online yang merupakan kiriman dari penulis merupakan tanggung jawab dari Penulis.
Join @Repelita Channel on Telegram

comments

Loading...
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here