Kasus Tuduhan Gundik Pramugari Garuda, Siwi Widi Kembali Mangkir, Dijemput Paksa?

630
Siwi Widi Purwanti, pramugar

JAKARTA – Polda Metro Jaya akan memeriksa pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti hari ini Jumat (117/1).

Siwi diperiksa sebagai saksi pelapor tuduhan gundik (simpanan) para bos Garuda Indonesia oleh akun Twitter @digeeembok.

Namun, dalam pemanggilan pemeriksaan kedua kalinya, pramugari yang ‘kenyang’ operasi plastik itu kembali mangkir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, Siwi mangkir alasannya karena ibu yang bersangkitan sedang sakit.

“Kita jadwalkan siang ini tapi ada telepon melalui kuasa hukum ke penyidik bahwa hari ini yang bersangkutan minta ijin untuk tidak bisa hadir dikarenakan ibunya sakit,” ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Salatan, Jumat (17/1/2020).

Siwi sudah kedua kalinya mangkir dari pemeriksaan sebagai saksi pelapor. Rencananya penyidik akan menjadwalkan ulang pada Senin depan.

“Informasi dari penyidik Tim Advokasi meminta waktu bahwa hari Senin (20/1) nanti dia dan kliennta akan hadir,” ungkapnya.

Namun saat ditanya apakah akan dilakukan penjemputan paksa bila ketiga kalinya yang bersangkutan mangkir.

Yusri sendiri belum bisa bersepekulasi ke arah sana. Sebab, pemanggilan ketiga kalinya yang bersangkutan akan hadir dalam pemeriksaannya sebagai saksi.

“Nanti pasti akan hadir pada hari Senin ya,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Siwi Widi melalui pengacaranya, Elza Syarif, telah melaporkan pemilik akun @digeeembok ke polisi.

Siwi merasa dicemarkan nama baiknya karena dituding sebagai simpanan salah satu petinggi maskapai Garuda Indonesia.

Laporan polisi tersebut tertanggal 28 Desember 2019, dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus, dengan tuduhan pencemaran nama baik melalui media sosial Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 43 ayat 3 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.

(fir/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...