Kasus Djoko Tjandra, Kejagung Periksa Anak Eks Dirjen Imigrasi

220
Jaksa Pinangki

JAKARTA – Kasus suap Djoko Tjandra kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari terus meluas. Terbaru, Kejaksaan Agung memeriksa lima saksi.

Salah satunya adalah anak eks Dirjen Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie, Grace Veronica Sompie.

“Grace Veronica Sompie selaku anak mantan Dirjen Imigrasi,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono dalam keterangannya, Selasa (8/9).

Selain Grace, penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung juga turut memeriksa Usin.

Yang besangkutan merupakan Kasi Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Udara pada Pemeriksaan Imigrasi Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian Kemenkum HAM RI.

Selain itu, juga Danang Sukmawan, Kasi Pengelolaan dan Pelaporan pada Subdit Pengelolaan Data dan Pelaporan Direktorat Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM RI.

Selanjutnya, Direktur PT. Indo Mobil Trada Nasional, Darwin Yohanes Siregar.

“Saksi yang kembali di periksa oleh Tim Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jampidsus yaitu Djoko Triyono selaku Pengegola Apartemen Essence Darmawangsa,” ucap Hari.

Kelima saksi tersebut diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap Djoko Tjandra kepada Pinangki.

Kendati demikian, Hari Setiyono tak menjelaskan rinci terkait materi pemeriksaan.

Sementara, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Ali Mukartono mengakui, pimpinan di Kejagung mengetahui Pinangki melakukan pertemuan dengan Djoko Soegiarto Tjandra.

Diduga, pertemuan Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra diketahui pimpinan di Kejagung.

“Soal yang anda tanyakan itu dibahas, kan ada keluar, entah berita acara pemeriksaan (BAP), entah apa,” kata Ali Mukartono di Gedung Bundar Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (8/9).

Berdasarkan informasi, Pinangki melaporkan ke pimpinan di Kejagung saat bertemu dengan Djoko Tjandra di Kuala Lumpur, Malaysia.

Namun, Ali Mukartono enggan menjelaskan lebih jauh terkait materi tersebut.

Ali Mukartono menyampaikan, publik akan mengetahuinya secara utuh saat persidangan.

“Tapi materinya tidak perlu saya sampaikan di sini, tapi di bahas iya. Nanti di pengadilan akan muncul,” cetus Ali.

Sumber Berita / Artikel Asli : jpg/ruh/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...