Kapolsek Kembangan Dimutasi Gara- Gara Gelar Resepsi di Hotel Mewah, IPW: Itu Siapa yang Biayai

4844

JAKARTA- Ketua Presidium Ind Police Watch Neta S Pane mengapresiasi langkah cepat Metro Metro Jaya yang melakukan mutasi Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana karena melanggar Maklumat Kapolri.

Kapolsek dimutasi buntut dari pesta pernikahannya yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, tanggal 21 Maret 2020.

“Langkah tegas perlu dilakukan jajaran kepolisian kepada anggotanya yang mbalelo agar Maklumat Kapolri itu punya wibawa dan tidak gampang dilecehkan, terutama oleh para polisi muda,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya, Kamis (2/4).

Neta juga mempertanyakan biaya pernikahan Kompol Fahrul Sudiana terbilang mewah.

Pasalnya, seorang polisi muda dengan jabatan Kapolsek bisa melakukan resepsi pernikahan di hotel mewah di Jakarta.

“Siapa yang membiayai. Jika biaya sendiri, apakah seorang Kompol bisa sekaya itu. Jika dibiayai orang tuanya atau mertuanya, siapa mereka? Ini patut menjadi pertanyaan,” ungkap Neta.

Diketahui, Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul Sudiana dimutasi ke bagian analis kebijakan di Polda Metro Jaya.

Fahrul dimutasi karena dinilai telah melanggar Maklumat Kapolri Nomor Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Covid-19 tertanggal 19 Maret 2020.

Dalam maklumat itu, kegiatan perkumpulan massa yang dapat dibubarkan di antaranya kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, dan resepsi keluarga.

Sementara itu, Fahrul menggelar pesta pernikahan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, tanggal 21 Maret 2020. Foto-foto pesta pernikahannya pun menjadi viral di media sosial.

Akibatnya, Fahrul harus diperiksa oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh Propam Polda Metro Jaya, yang bersangkutan telah melanggar disiplin dan Maklumat Kapolri dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19, agar tidak ada kegiatan masyarakat yang sifatnya mengundang massa,” ungkap Yusri.

“Dalam hal ini, Maklumat Kapolri tidak hanya berlaku untuk masyarakat, tapi berlaku juga untuk anggota Polri dan keluarganya. Jadi, kalau ada yang tidak menaati, siapa pun itu harus siap dengan segala konsekuensinya,” sambungnya.

Sumber Berita / Artikel Asli : pojoksatu

Comments

comments

Loading...