Kapolda Papua Perintahkan Proses Hukum kepada Wabup Yalimo Penabrak Polwan hingga Tewas

319
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw.

JAYAPURA – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan akan memproses hukum penabrak anggota Polwan hingga meninggal dunia. Meskipun pelakunya pejabat negara, Wakil Bupati (Wabup) Yalimo Erdi Dabi (31), itu akan tetap diproses sesuai undang-undang yang berlaku.

Diketahui, kecelakaan maut yang terjadi pada Rabu (16/9/2020) pagi tadi menyebabkan Polwan Bripka Christin Meisye Batfeny (36) meninggal dunia. Bripka Christin ditabrak oleh Wabup Yalimo Erdi Dabi. Orang nomor dua di Kabupaten Yalimo itu mengendarai mobil Hilux dan dalam pengaruh minuman keras (miras).

Atas kejadian itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw langsung turun tangan. Dia telah memerintahkan Dirlantas Polda Papua untuk menyita barang bukti dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Saya sudah perintahkan Dirlantas untuk memproses pelaku penabrak dan menyita barang bukti. Akibat yang ditimbulkan sangat fatal,’’ ujar Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura, Rabu (16/9/2020).

Paulus Waterpauw menyesalkan dan prihatian terhadap perilaku pengendara mobil Hilux tersebut. Sebagai seorang oknum pejabat daerah, seharusnya tidak berperilaku mabuk-mabukan dan berkendara hingga terlibat kecelakaan yang memakan korban jiwa.

Kapolda dan Gubernur Jatim Larang Warga Berangkat ke Jakarta

“Seorang pejabat harusnya memiliki kemampuan intelektual yang cukup, tetapi masih mabuk-mabukan dengan minuman keras. Perilaku ini sangat memprihatinkan dan mengecewakan. Dampak dari mabuk-mabuknya sangat fatal membuat orang lain kehilangan nyawa,” katanya.

Bripka Christin anggota Propam Polda Papua ditabrak Wakil Bupati Yalimo yang dalam kondisi mabuk akibat minuman keras di Ardipura. Lokasinya tepat di tikungan dekat bengkel Alfian Polimak I Distrik Jayapura Selatan, Rabu 16 September 2020, pukul 07.30 WIT.

Kejadian itu bermula ketika Erdi Dabi mengendarai mobil Toyota Hilux dengan kecepatan tinggi dari arah Jayapura tujuan Entrop. Setibanya di lokasi kejadian, mobil hilang kendali dan keluar jalur kanan sehingga menabrak Bripka Christin yang datang dari arah berlawanandengan sepeda motor Yamaha N-Max.

“Akibat kecelakaan itu, Bripka Christin mengalami benturan keras pada bagian leher belakang, lutut kaki kanan robek dan patah yang mengakibatkan korban meninggal dunia,’’ ujar Kapolresta Jayapura, AKBP Gustav Urbinas.

Hasil olah TKP, kecelakaan terjadi akibat kurang hati-hatinya pengendara mobil Hilux saat mengendarai kendaraan yang diduga dalam pengaruh miras.

“Kesimpulan sementara kecelakaan terjadi karena pelaku dipengaruhi minuman keras sebab dalam mobil ditemukan beberapa kaleng minuman. Akibatnya mobil keluar jalur sehingga tabrakan terjadi. Pelaku juga tak memiliki SIM dan STNK,” ujarnya.

Sementara di KTP pelaku disebutkan pekerjaannya wakil bupati. Saat ini, kasus kecelakaan dalam penanganan unit lalu lintas Polresta Jayapura Kota dan pelaku dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut enyidik satuan lalu lintas.

Sumber Berita / Artikel Asli : iNews

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...