Kapolda: Ledakan di Monas Berasal dari Granat Asap

1681

JAKARTA – Sumber ledakan di Monas Jakarta Pusat masih diselidiki aparat kepolisian.

Informasi yang beredar, ledakan yang melukai dua anggota TNI itu bersumber dari bom. Namun ada pula yang menyebut ledakan handphone atau HP.

“Pada tgl 3 Desember 2019 pukul 07.40 WIB, bertempat di dalam Monas Kec. Gambir Jakarta Pusat, telah terjadi ledakan yang diduga HP mengakibatkan 1 orang luka berat di temukan di tempat,” demikian pesan berantai yang diterima Pojoksatu.id, Selasa (3/12/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan adanya ledakan tersebut. Namun, Yusri belum bisa memastikan sumber ledakan, apakah bom atau HP.

“Nanti Kapolda dan Pangdam akan realese ya. Nanti ya, nanti, tim masih di sana,” kata Yusri saat dikonfirmasi Pojoksatu, Selasa (3/12).

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyatakan bahwa ledakan di Monas Jakarta berasal dari granat.

“Ledakan dari granat asap. Teman-teman masih menyelidiki dari mana granat itu,” ucap Irjen Gatot Eddy beberapa saat lalu.

Dua anggota TNI korban ledakan di Monas Jakarta Pusat telah dievakuasi ke RS Gatot Subroto.

Dua anggota TNI korban ledakan di Monas diketahui bernama Serka Fajar dan Praka Gunawan. Keduanya adalah anggota Garnisun Tetap 1/Jakarta.

Dua anggota TNI itu menjadi korban ledakan di area halaman taman Monas, tepatnya di seberang Kementerian Dalam Negeri, Selasa (3/12) sekitar pukul 07.20 Wib.

Kronologi kejadian bermula saat para anggota Garnisun melaksanakan apel pagi dalam rangka OR bersama di Monas pada pukul 07.00 Wib.

Pukuk 07.10 anggota melaksanakan jalan santan berkeliling di dalam area taman Monas.

Pukul 07.20 terdengar suara dentuman yang diduga dari dalam area taman Monas seberang Kementerian Dalam Negeri.

(fir/one/pojoksatu)

Comments

comments

Loading...