Kapolda Jabar Tiba di Cianjur, 3 Korban Polisi Terbakar Dirujuk ke RS Bandung, Lihat Kondisinya

794

CIANJUR – Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi tiba di Cianjur untuk memastikan kondisi anggota polisi yang terbakar, Kamis (15/8/2019).

Hasil pantauan Kapolda, kondisi ketiga anggota polisi sangat memprihatinkan sehingga harus dirujuk ke RS di Bandung.

“Yang dua itu (korban) memang 50 persen (luka bakar), saya konsultasi kalau memang harus dirawat di Bandung, mungkin di Hasan Sadikin, yang satu (korban) memang parah juga di tangan, mungkin di Kartika Asih,” ujarnya.

Polisi bergerak cepat pasca pembakaran polisi di Cianjur disebabkan aksi mahasiswa itu.

Salah satu anggota polisi yang tebakar

Penanganan bahkan dilakukan langsung dari Polda Jawa Barat yang menurunkan timnya untuk menyelidiki kasus tersebut.

Tiga petugas polisi harus dilarikan ke rumah sakit lantaran tubuhnya terbakar api saat aksi mahasiswa di Cianjur.

Dari informasi yang didapat salah satu mahasiswa sudah diketahui merupakan pelaku penyiraman bensin sehingga menyebabkan petugas polisi terbakar. Namun polisi masih melakukan penyelidikan lebih dalam.

Awalnya, aksi demo mahasiswa itu digelar di Gedung DPRD Cianjur dan dilanjutkan ke Pendopo Kabupaten Cianjur.

Massa aksi tersebut menuntut untuk bertemu dengan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman untuk menyampaikan tuntutannya secara langsung.

Akan tetapi, kebetulan Bupati tidak sedang berada di tempat. Akhirnya massa aksi yang terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa ekstra kampus itu menggelar orasi di depan gerbang pendopo.

Selanjutnya, polisi mengetahui bahwa mahasiswa membawa ban yang hendak dibakar yang lantas berusaha dicegah oleh polisi.

Mahasiswa pun melakukan aksi bakar ban. Polisi pun hendak memandamkan dengan air namun ada dari kelompok mahasiswa yang malah menyiram bensin sehingga terkena petugas yang berusaha memadamkan itu.

Akibatnya, api besar langsung menyambar beberapa anggota polisi di lokasi tersebut.

Dari pantauan di lokasi, setidaknya lima anggota polisi tersambar api. Tiga polisi mengalami luka bakar cukup serius.

Seorang pelajar beri minum polisi korban pembakaran

Ketiganya adalah Bripda Aris simbolon dan Bripda Yudhi anggota Dalmas Polres Cianjur. Sedangkan Aiptu Erwin Yudha anggota Polsek Kota mengalami luka bakar di atas 70 persen.

“Anggota yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar salah anggota polisi di lokasi kejadian.

Kapolres Cianjur AKBP Soliyah mengaku sangat geram dan kecewa dengan aksi mahasiswa hingga mengakibatkan beberapa anak buahnya terbakar.

“Mahasiswa itu kurangajar itu, kebakar, jadi lagi disiram air, malah disiram bensi sama mereka, itu kurangajar kan,” ujarnya.

“Ini sudah sangat keterlaluan. Tidak bisa diterima,” tuturnya.

Karena itu, Soliyah memastikan akan memberikan tindakan tegas atas peristiwa tersebut dan mengusut tuntas para pelakunya.

“Saya pastikan, harus itu. Mereka sudah difasilitasi menggelar aksi, tapi malah bikin seperti ini, ” ucapnya.

(sta/ruh/pojoksatu)

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...