Jubir PSI: Dia Sibuk Kerja, Bahkan di Saat Fadli Zon dan Kawannya Sibuk Membuat Jingle Lagu Fiksi

371

Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi turut menanggapi divestasi saham PT Freeport Indonesia.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut ia sampaikan melalui akun Twitter @Uki23 yang diunggah pada Sabtu (14/7/2018).

Dedek Prayudi menyebut jika hasil kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) perlahan menampakkan hasil yang positif.

Dedek Prayudi kemudian menyebut jika Jokowi tetapi sibuk kerja, di saat orang lain tidur maupun makan.

Bahkan di saat Fadli Zon dan rekan-rekannya membuat jingle lagu.

@Uki23: Disaat kamu lagi tidur, dia sibuk kerja dan melayani.

Disaat kamu lagi makan, dia sibuk kerja dan melayani.

Bahkan dia sibuk kerja dan melayani disaat Pak Fadli Zon dan kawan-kawannya sibuk membuat jingle lagu fiksi.

Postingan Dedek Prayudi
Postingan Dedek Prayudi (Capture/Twitter)

Diberitakan laman setkab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan apabila ia bersyukur karena Indonesia berhasil menguasai 51 persen saham perusahaan milik Amerika itu.

Jokowi mengatakan, sudah 3,5 tahun ini pemerintah merundingkan kepemilikan saham PT Freeport Indonesia, yang dalam waktu hampir 50 tahun terakhir kepemilikan Indonesia hanya 9,36 persen.

“Jangan dipikir ini mudah, sangat alot sekali dan begitu sangat intens, terutama dalam 1,5 tahun terakhir. Karena ini menyangkut sebuah negosiasi yang tidak mudah,” ujar Presiden.

Presiden menilai, keberhasilan melakukan negosiasi untuk meningkatkan porsi kepemilikan saham Indonesia di PT Freeport Indonesia menjadi 51 persen merupakan sebuah lompatan.

Diharapkan, nanti Indonesia akan mendapatkan pendapatan yang lebih besar, baik dari pajak, royalti, dividen, dan retribusi, sehingga nilai tambah dari komunitas tambang yang ada di sana itu betul-betul bisa dinikmati oleh semuanya.

Penandatangan kesepakatan dihadiri oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, serta perwakilan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Freeport Indonesia (PTFI).

Dikutip dari Tribunnews, Holding pertambangan terdiri dari PT Timah, PT Aneka Tambang, PT Bukit Asam, dan PT Indonesia Asahan Inalum (Inalum).

Dalam holding tersebut Inalum menjadi induk perusahaan tiga BUMN tersebut.

Sementara itu, Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dana untuk pengambilan divestasi saham 51% merupakan pinjaman sindikasi 11 bank baik nasional maupun asing.

Dari dana 3,8 miliar dolar AS itu sebanyak 3,5 miliar dolar AS akan digunakan untuk membeli saham Rio Tinto di PTFI.

Sisanya sebanyak 350 juta dolar AS untuk membeli saham Indocopper di PTFI.

“Udah ada 11 bank yang siap membantu mendanai transaksi,” kata Budi Gunadi usai konferensi pers soal divestasi saham PTFI di Kementerian Keuangan, Kamis (12/7/2018). (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Jubir PSI: Dia Sibuk Kerja, Bahkan di Saat Fadli Zon dan Kawannya Sibuk Membuat Jingle Lagu Fiksi, http://wow.tribunnews.

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here