Jokowi soal Lompatan Tunjangan Babinsa: Ada yang Bisiki Saya

168
Jokowi mengaku lompatan tunjangan Babinsa karena ada yang membisikinya soal tunjangan Babinkamtibmas yang jauh lebih besar. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari).

Jakarta — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan kenaikan tunjangan operasional dan kinerja kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh wilayah Indonesia. Tunjangan tersebut diharapkan diterima seluruh prajurit, Senin (17/12) besok.

“Tadi sudah disampaikan oleh Panglima TNI bahwa tunjangan operasional Babinsa sudah diberikan, sudah diterima benar? Kenapa itu diberikan tambahannya begitu meloncat besarannya? Karena setiap saya ke desa, saya ke daerah, ada yang bisiki saya ‘Pak, tunjangan operasional masih kurang banget. Jauh pak kalau dibandingkan dengan Babinkamtibmas’,” ujar Jokowi di Jambi, Minggu (16/12).

Jokowi, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara pengarahan Babinsa Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, dan Kodam I/Bukit Barisan. Acara itu dilaksanakan di Balairung Pinang Masak Universitas Jambi.

“Suara itu saya denger karena saya sering ke bawah, ke desa, jangan dipikir saya tidak dengar,” kata Jokowi.

Selain peningkatan tunjangan operasional kepada Babinsa, Presiden juga mengumumkan pemberian kenaikan tunjangan kinerja.

“Kedua soal tunjangan kinerja. Sebenarnya sudah kami dorong agar pada Juli diberikan, tapi prosedur keuangan kita muter-muter, ruwet sekali, dari sini, ke sini, sudah ke Menhan (Menteri Pertahanan) sudah kita kejar-kejar, tapi tadi sudah disampaikan Panglima TNI dipastikan akan saudara-saudara terima di minggu depan ini,” imbuh Jokowi.

Besaran tunjangan kinerja itu disebut akan dirapel mulai Juli 2018. “Saya kira besarannya juga gede, Bintara saja dapat Rp1 juta, gede banget itu kalau dirapel Juli sampai Desember kan tambahannya Rp6 juta, benar ya? Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember, benar Rp6 juta. Di desa-desa kan apa-apa kan masih murah, jadi bisa ditabung begitu loh,” terang Jokowi yang disambut tepuk tangan para Babinsa.

Dalam pengarahan itu, hadir 3.316 orang Babinsa dari wilayah Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, dan Kodam I/Bukit Barisan, termasuk 15 bintara pembina pesisir dan 15 bintara pembina lanud, serta 259 perwira unsur pimpinan satuan di komando kewilayahan Kodam II/Sriwijaya.

“Saat ini, tunjangan Babinsa telah diterima dan dirasakan langsung Babinsa dengan besaran antara Rp900 ribu – 1,2 juta. Atas nama seluruh prajurit TNI, saya ucapkan terima kasih kenaikan tunjangan kinerja atau remunerasi ini,” tutur Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Menurut Panglima TNI, proses administrasi kenaikan tunjangan itu sudah selesai di Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertahanan, sehingga diharapkan pada 17 Desember 2018 sudah dapat diterima oleh para prajurit. 

“Besaran kenaikan tunjangan kinerja rata-rata naik dari 51 persen menjadi 71 persen dan berlaku mulai Juli 2018. Oleh karenanya, selain mendapat kenaikan tunjangan kinerja, para prajurit juga akan mendapat rapelan tunjangan kinerja selama 6 bulan,” ungkap Hadi.

Sebagai gambaran, Bintara menerima kenaikan rata-rata sebesar Rp1 juta per bulan, sehingga selain mendapatkan kenaikan satu bulan, Bintara juga menerima rapelan sebesar Rp6 juta. 

“Kenaikan tunjangan kinerja ini tentunya merupakan kebahagiaan tersendiri bagi para prajurit dan merupakan tanggung jawab untuk semakin meningkatkan kinerjanya,” tandasnya.

Selain Panglima TNI, hadir dalam acara tersebut Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, KSAD Jenderal Andika Perkasa, Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar, Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis A.S dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Irwan serta pejabat terkait lainnya., CNN Indonesia

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.