Jokowi Naik Moge di Pembukaan Asian Games 2018, Nyinyiran Iwan Sumule Berderet, Singgung Suku Jawa

336
Iwan Sumule

JAKARTA – Video opening ceremony Asian Games 2918 yang menampilkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) naik moge banyak dicemooh.

Tak hanya publik di media sosial, tapi juga sejumlah politisi, utamanya dari kubu koalisi oposisi.

Kali ini giliran Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule yang ikut ‘nyinyir’ atas video tersebut.

Komentar itu ia tuangkan melalui akun facebook miliknya, Minggu (19/8/2018).

Tak hanya sekali, tapi berderet dan berkali-kali.

Di nyinyiran pertama, anak buah Prabowo Subianto itu menyindir aksi presiden itu layaknya film.

Tak hanya itu, Iwan juga menyebut seharusnya aksi tersebut bisa lebih mendidik.

Selain itu, ia juga menyindir gerakan revolusi mental yang selama ini didengung-dengungkan Joko Widodo.

Opening Art atau Nge-film atau apa pun namanya, mesti mendidik. Kalau berkendara motor tanpa plat nomor dan ugal-ugalan di jalan, tentu bukan sesuatu yang patut diapresiasi. Iya gak sih?

Dan kalau rakyat yang berlaku demikian di jalanan, pasti sudah kena tilang dan ditangkapin.

Benar-benar Nge-Revolusi Mental generasi millenial, iya gak sih?

Tak cukup. Tiga jam kemudian ia kembali menulis. Kali ini menyidir dan menyangkutkannya dengan gerakan 2019 ganti presiden.

Kali ini, ia juga menyinggung suku Jawa yang disebutnya penuh simbol.

Stuntman atau pemeran pengganti mungkin simbol yang diberikan Jokowi bahwa dirinya memang mesti diganti. Orang Jawa memang penuh simbol, iya gak sih?

Lalu, satu jam kemudian ia tak lagi mengunggah tulisan. Melainkan menyindir dengan mengunggah sebuah gambar dengan tulisan di bagian tengahnya.

Di unggahan terakhir itu, ia menyindir kebijakan impor.

Semua serba import. Stuntman pun import.

Untuk diketahui, aksi tersebut sejatinya bukan kali pertama dan terjadi di ajang Asian Games 2018 saja.

Sebelumnya sudah pernah dilakukan Ratu Inggris yang ‘berduet’ dengan James Bond dalam even Olimpiade 2012 silam

Dalam aksinya, tokoh nyata dan film fiksi melakukan terjun payung bersamaan.

Meski memiliki sejumlah perbedaan, namuan nyatanya, video yang diunggah di situs berbagi video Youtube itu juga tampak memiliki sejumlah kesamaan konsep.

Bedanya, Ratu Elizabeth II dengan James Bond melakukan terjun payung bersama di Stadion Olimpiade London.

Sedangkan Joko Widodo mengendarai moge dengan sejumlah aksi freestyle.

Sedangkan kesamaannya, Ratu Elizabeth II itu berdiri menuju podium di pintu balkon kehormatan usai melakukan terjun payung ekstrem.

Demikian pula dengan Jokowi usai di setting melakukan serangkaian aksi freestyle dengan motor gede.

Video itu sendiri bermula di Istana Bogor yang menunjukkan Jokowi terlihat keluar dari Istana Bogor bersama rombongan pengamanan.

(ruh/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here