Jika Visi Misi Capres Cawapres Tak Muncul, SBY: Rakyat dan Pendukung akan Bingung

162
SBY

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhirnya ‘gerah’ dengan peryataan dari Sekjen Gerindra Ahmad Muzani yang menyinggung soal janji SBY mengampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut SBY, daripada menyindir pihak lain, lebih baik semua pihak lebih mawas diri lagi. Karena sesungguhnya, saat ini rakyat sedang menanti program-program terbaik dari capres dan cawapres yang sedang bertarung.

“Saat ini rakyat ingin dengar dari Capres apa solusi, kebijakan & program yang akan dijalankan untuk Indonesia 5 tahun ke depan *SBY*,” katanya melalui akun resmi Twitternya @SBYudhoyono, Kamis (15/11).

Akan lebih bahaya ketika capres-cawapres tak memunculkan visi dan misi yang jelas kepada rakyat Indonesia. SBYmenyebut, jika sudah demikian bukan hanya rakyat yang bingung, tetapi para pendukung akan ikut bingung.

“Kalau “jabaran visi-misi” itu tak muncul, bukan hanya rakyat yang bingung, para pendukung pun juga demikian. Sebaiknya semua introspeksi *SBY*,” ujar Presiden ke-6 RI tersebut.

Oleh karena itu, sebagai capres yang sejatinya adalah ‘super starnya’ harus memiliki narasi dan gaya kampanye yang tepat, karena itu modal yang sangat menentukan.

“Dlm pilpres yang paling menentukan “Capres-nya”. Capres adalah “super star”. Capres mesti miliki narasi & gaya kampanye yang tepat *SBY*,” pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra berbicara tentang hubungan partainya dengan Partai Demokrat (PD), khususnya Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Gerindra mengungkit janji SBY untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

“Sejauh ini hubungannya baik Pak Prabowo dan Pak SBY. Pak SBY juga berjanji akan melakukan kampanye untuk Prabowo dan Sandi, walaupun sampai sekarang belum terjadi,” ujar Sekjen Gerindra Ahmad Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/11).[] AKURAT

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here