Jika Ingin Jadi Presiden RI, Pengamat Politik Ini Sarankan Gibran Tak Maju Pilpres 2024

352
Gibran dan Bobby/Net

 JAKARTA— Walikota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka disarankan tak maju dulu di Pilpres 2024 jika bercita-cita jadi Presiden RI. Gibran diminta fokus selama 5 tahun ini di Solo.

Putra sulung Presiden Jokowi ini juga diminta tampil sebagai politisi yang baik dan banyak belajar kalau memang ingin menjadi pemimpin masa depan di Indonesia.

Demikian disampaikan pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/1).

Menurut Andi, Putra sulung presiden Joko Widodo itu harus menghindarai ketergantungan pada ayahnya yang saat ini menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Jika Gibran punya cita-cita menjadi Presiden sebaiknya mulai saat ini harus tampil sebagai anak yang baik, banyak belajar, membangun jaringan kepada semua elemen publik,” kata Andi.

Lebih lanjut Andi mengatakan, selama menjabat sebagai Walikota Solo, Gibran harus dapat membangun citra positif tanpa rekayasa.

Dengan cara berpolitik seperti itu, Andi meyakini Gibran akan bertransformasi menjadi seorang milenial yang berpotensi menjadi pemimpin di Indonesia.

“Menghindari perilaku ketergantungan pada sang ayah (Jokowi). Membangun citra positif tanpa rekayasa sebagai anak milenial calon pemimpin masa depan Indonesia,” demikian kata Andi.

Meski demikian, Gibran tetap disarankan fokus menjadi Walikota Solo selama 5 tahun ke depan.

Artinya di mata Andi, Gibran disarankan mengubur mimpinya terlebih dahulu menjadi capres pada 2024 mendatang.

Berita sebelumnya, setelah terpilih jadi Walikota Solo, putera sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dinilai berpeluang maju di Pilkada DKI Jakarta dan juga Pilpres 2024.

Gibran terpilih jadi Walikota Solo hasil Pilkada Serentak 9 Desember 2020 lalu. Dan kemungkinan baru akan dilantik pada Februari 2021 nanti.

Kemungkinan itu setidaknya dapat dilacak dari pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut anaknya tak tertarik masuk politik.

Bahkan Gibran sendiri awalnya mengaku tidak akan terjun ke gelanggang politik di Indonesia.

Namun setelah waktu berjalan, pada akhirnya Gibran dan menantu Jokowi, Bobby Nasution maju di Pilkada Solo dan Pilkada Medan. Dan keduanya memenangkan pemilihan.

“Dulu juga kan Jokowi pernah berkata, keluarganya dan anak-anak tak minat berpolitik. Tapi faktanya anak dan menantu berpolitik?” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, Sabtu (2/1).

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, peluang Gibran maju pada Pilkada DKI Jakarta hingga Pilpres 2024 nanti sangat terbuka kemungkinan.

Mengingat, sang Ayah masih menjadi orang nomor satu di Indonesia.

“Artinya ketika saat ini ayahnya masih jadi Presiden dan Gibrannya jadi Walikota, tentu akan kejar jabatan yang lebih tinggi lagi. Jadi mungkin-mungkin saja,” ujar Ujang Komarudin.

“Semua kemungkinan itu ada dan bisa saja terjadi. Di politik tak ada yang tak mungkin,” imbuh dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : rmol/pojoksatu

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...