Jaringan Komunikas Putus di Palu, Kominfo Didesak Bertindak Cepat

182
Ibas Yudhoyono.

JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mendesak pemerintah agar secapatnya membangun regulasi mitigasi penanganan bencana nasional.

Hal ini penting dilakukan mengingat Indonesia adalah negara yang rentan terkena bencana alam.

“Saya mendesak seluruh pihak terkait segera membangun regulasi dan implementasi serius, agar meminimalisir korban bencana alam. Letak geografis Indonesia ini termasuk rawan bencana,” ujar Ibas dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/9/2018).

Putra bungsu Presiden RI ke-6 itu juga meminta Kementerian Perhubungan bergerak cepat memperbaiki infrastruktur untuk mengakses lokasi bencana. Mengingat sulitnya mengevakusi korban.

“Saya meminta Kementerian Perhubungan bertindak sigap dalam darurat bencana ini dengan membuka jalur penyaluran bantuan dan jangan sampai ada warga yang terisolasi tak tersentuh bantuan,” tutur Ibas.

Selain itu, Ibas juga mengingatkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar bertindak cepat memperbaiki infrastruktur komunikasi warga.

Hal itu, untuk mempermudah pendistribusian bantuan sosial, dan penanganan trauma korban paska bencana.

“Dengan tidak terputusnya jaringan komunikasi, masyarakat Palu dan Donggala lebih cepat terbantu,” ucapnya.

Karena itu,lanjut Ibas,keluarga besar demokrat turut prihatin dan berduka atas bencana alam yang menimpa Sulteng.

“Kami sekeluarga turut belasungkawa atas bencana alam tersebut, dan meminta warga Palu dan Donggala bersabar dan bertawakal,” tandas Ibas.

Untuk diketahui, gempa berkekuatan 7,4 SR terjadi di kawasan Palu, Donggala, dan Mamuju, Sulawesi Tengah, pada Jumat (28/9/2018) sore.

Atas kejadian itu, data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) korban tewas mencapai 384 orang, luka-luka 540 orang, dan hilang 29 orang.

(fir/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.