Jadikan 22 Oktober Hari Santri, Jokowi Dapat Dukungan Dua Periode

398

Jelang pendaftaran capres-cawapres, dukungan terhadap Joko Widodo terus berdatangan. Setelah tablig akbar di Istana Negara, Rabu kemarin, hari ini, Kamis, 2 Agustus 2018, ratusan santri melakukan doa bersama di depan Istana Negara.

“Kami mendukung Pak Jokowi untuk memimpin kedua kali. Kami mendukung Pak Jokowi dua periode,” kata Ketua Koordinator Aliansi Santri Jakarta (Alaska) Abdul Qodir di depan Istana Negara, Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018.

Abdul menegaskan Jokowi mempunyai jasa besar pada para santri. Selama ini, pemimpin tertinggi negara hampir selalu melupakan para santri. Tapi mantan Gubernur DKI Jakarta itu tidak.

“Pak Jokowi presiden pertama mengakui perjuangan ulama dan santri, buktinya 22 Oktober ditetapkan sebagai hari santri. Ini akan menjadi kado yang tak akan pernah terlupakan bagi kami para santri,” tegasnya.

Selain itu, pembangunan yang dilakukan oleh Jokowi sudah mulai terlihat dan dirasakan oleh masyarakat.

“Kami santri telah melihat dan merasakan kebijakan pembangunan di segala sektor telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam masa kepemimpinanya hingga saat ini, sehingga sangat layak untuk kami dukung. Dengan tekad yang kuat melalui doa dan usaha agar beliau dapat kembali memimpin negeri ini untuk periode berikutnya,” tuturnya.

Namun, Abdul enggan menjawab siapa nama calon wakil presiden yang layak untuk mendampingi Jokowi pada Pemilu 2019 mendatang. “Itu kami serahkan pada Pak Jokowi,” katanya.

Abdul menegaskan Aliansi Santri Jakarta (Alaska) yang terhimpun dari beberapa pesantren di seluruh DKI Jakarta akan memenangkan Jokowi pada Pemilu 2019 mendatang. “Sehingga kami perlu turut serta mengawal suksesnya kepemimpinan Pak Jokowi untuk periode keduanya,” katanya. (ase) detik

Berikan Komentar Anda :

comments

Loading...