Jadi Kepala BNPB, Ini Deretan Fokus Pertama Kerja Letjen Doni Monardo

99
Letjen Doni Monardo resmi dilantik jadi Kepala BNPB di Istana Negara oleh Presiden Jokowi, Rabu (9/1/2019)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya resmi melantik Letjen Doni Monardo sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).

Letjen Doni Monardo menggantikan Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Pelantikan Doni sendiri dilakukan di Istna Negara, Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019) oleh Presiden Jokowi.

Pengangkatan Doni sebagai Kepala BNPB berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 5/P/2019 tentang Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Usai menjadi orang nomor satu di lembaga yang terkait erat dengan kebencanaan itu, sederet tugas sudah menanti Doni.

Karena itu, Doni memastikan akan melanjutkan kerja-kerja penanggulangan kebencanaan yang sudah ada.

Sebagai langkah awal, Doni memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah daerah.

Seperti gempa di Nusa Tenggara Barat, gempa dan tsunami Sulawesi Tengah serta tsunami di Banten dan Lampung.

Untuk Banten dan Lampung, bahkan sampai kin masih tanggap darurat pasca diterjang tsunami pada 22 Desember 2018 lalu.

Tak kalah penting, menurut Doni, yakni meningkatkan mitigasi bencana dan pengurangan risiko bencana.

“Menyusun program untuk mitigasi kita perluas dan akan kita tingkatkan. Mudah-mudahan bisa sampai ke desa,” tutur mantan Komandan Paspampres tersebut di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/1).

Doni dikenal fokus pada isu-isu lingkungan. Berkaitan ini, ia juga ingin mengembalikan fungsi sungai Citarum di Jawa Barat.

Untuk diketahui, pelantikan Letjen Doni Monardo sebagai Kepala BNPB sebelumnya tiba-tiba dibatalkan meski undangan sebelumnya sudah disebar.

Saat itu, desas-desus bahwa kalangan Istana kurang setuju dengan sosok Doni yang masuk Ring Satu.

Doni Monardo sendiri adalah salah seorang perwira tinggi cemerlang yang ada di TNI AD saat ini.

Dia pernah menempati sejumlah posisi strategis. Di tahun 2008, Doni menjabat Komandan Grup A Paspampres.

Pada tahun 2010 ia menjabat sebagai Danrem 061/Surya Kencana dan menjadi Wadanjen Kopassus setahun kemudian.

Dia juga sempat diberi tugas khusus oleh Presiden SBY untuk membebaskan MV Sinar Kudus yang dibajak perompak Somalia.

Tahun 2012 Doni menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres).

Di tahun 2014, Doni menjadi Danjen Kopassus, sebelum dipindahkan ke Ambon setahun kemudian sebagai Pangdam XVI/Pattimura.

Pada tahun 2017 pria kelahiran Cimahi 10 Mei 1963 itu ditunjuk sebagai Pangdam III/Siliwangi.

(ruh/pojoksatu)

comments

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.