Irjen Napoleon Hajar Muhammad Kece untuk Cari Dukungan Kubu HRS, Aziz Yanuar Tertawa Hahaha…

241
Aziz Yanuar

Beredar kabar, Irjen Napoleon Bonaparte sengaja aniaya Muhammad Kece karena hendak mencari dukungan dari kubu Habib Rizieq Shihab (HRS).

Pasalnya, kubu HRS selama ini memang berseberangan dengan pemerintah.

Dikonfirmasi tentang hal itu, tim kuasa hukum HRS, Aziz Yanuar enggan menanggapi.

Menurutnya, kabar itu tidak lebih dari sekedar gosip semata.

Selain itu, kabar dimaksud juga tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Enggak mau ditanggapi (dulu), gosip ah. Digosok makin sip. Hahaha…” ujarnya sembari tertawa saat dikonfirmasi PojokSatu.id, Selasa (21/9/2021).

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengungkap, salah satu tahanan yang membantu Irjen Napoleon menghajar Muhammad Kece merupakan mantan anggota Front Pembela Islam (FPI).

“Salah satunya adalah napi dalam kasus yang melibatkan eks organisasi FPI, ya,” beber Andi Rian, Selasa (21/9/2021).

Akan tetapi, meski ada keterlibatan napi eks FPI, Andi memastikan kasus tersebut tak ada kaitannya dengan ormas yang sudah dibubarkan itu.

“Jadi Tidak ada kaitanya dengan FPI. Tidak ada,” ujarnya.

Saat ditanya identitas eks FPI yang membantu Napoleon menghajar Muhammad Kece, Birgjen Andi Rian belum mau membeberkannya.

“Nanti saja,” jawabnya.

Terekam CCTV

Sementara, berdasarkan rekaman CCTV, Muhammad Kece dianiaya Irjen Napoleon Bonaparte mulai 00.30 WIB hingga 01.30 WIB.

Irjen Napoleon saat itu masuk ke sel isolasi Kece bersama tiga tahanan lainnya pada 26 Agustus 2021 sekitar pukul 00.30 WIB.

Kece sendiri mulai menjalani masa penahanan di rutan pada 25 Agustus 2021 sore.

Setelah berada di kamar Muhammad Kece, Irjen Napoleon kemudian menyuruh tahanan lain mengambil plastik putih yang ada di kamarnya.

Plastik putih itu berisi kotoran manusia yang sudah disiapkan Irjen Napoleon.

“Satu orang saksi napi lainnya kemudian disuruh mengambil plastik putih ke kamar NB yang kemudian diketahui berisi tinja,” beber Brigjen Andi Rian, Senin (20/9/2021).

Awalnya, Irjen Napoleon melumuri wajah dan badan Muhammad Kece dengan kotoran manusia.

Setelah itu, Napoleon menghajar Kece bersama teman-temannya.

“Dari bukti CCTV tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan tiga napi lainnya meninggalkan kamar sel korban,” kata dia.

Sumber Berita / Artikel Asli : (fir/ruh/pojoksatu)

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here